nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MNC Land Alokasikan Laba Bersih untuk Perkuat Permodalan

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 15:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 24 278 2070228 mnc-land-alokasikan-laba-bersih-untuk-perkuat-permodalan-lw7KWKCIQx.jpeg Foto: RUPS MNC Land (Okezone)

JAKARTA - PT MNC Land Tbk (KPIG) mencatat laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp619,8 miliar sepanjang 2018. Laba ini nantinya akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

"Sebesar Rp1 miliar akan dibukukan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sisa Keuntungan/Laba Bersih Perseroan akan dibukukan sebagai Saldo Laba (Retained Earnings) untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan," ujar Komisaris Utama MNC Land M Budi Rustanto usai RUPST dan RUPSLB di iNews Tower Jakarta, Senin (24/6/2019).

Baca Juga: Gelar RUPS, MNC Land Ubah Jajaran Direksi dan Komisaris

Selain itu, dalam RUPST dan RUPSLB menetapkan pembagian bonus yang telah dianggarkan dan memberikan kewenangankepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan pembagian bonus tersebut. Dan menyetujui pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan penggunaan Keuntungan/Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

"Menyetujui untuk menegaskan kembali pemberian wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk mengeluarkan saham paling banyak 861.308.405 yang merupakan jumlah saham yang disesuaikan setelah pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham (stock split) berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tertanggal 6 Agustus 2018," katanya.

Baca Juga: RUPST MNC Land Tahun Buku 2018

Dia menambahkan bahwa telah menyetujui penambahan modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) (selain program kepemilikan saham) dengan cara mengeluarkan sebanyak-banyaknya 6.546.603.874 saham atau kurang lebih 8,84% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan per tanggal 31 Desember 2018.

"Dengan nilai nominal Rp100 per saham yang dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.14/POJK.04/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu," ungkap dia.

Lalu, lanjut dia menyetujui pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan peningkatan modal Tanpa HMETD tersebut di atas, termasuk tetapi tidak terbatas dalam menentukan jumlah saham dan harga pelaksanaan penambahan modal Tanpa HMETD yang dianggap baik oleh Direksi.

"Dan minta dibuatkan segala akta atau dokumen berkaitan dengan peningkatan modal tersebut serta meminta persetujuan dan/atau melaporkan serta melakukan pendaftaran yang diperlukan kepada pihak yang berwenang berkaitan dengan peningkatan modal Tanpa HMETD, satu dan lain hal tanpa ada pengecualian dengan mengingat

ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan di bidang pasar modal," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini