Toys R Us Bangkit dari Kebangkrutan, Bagaimana Strateginya?

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 24 320 2070082 toys-r-us-bangkit-dari-kebangkrutan-bagaimana-strateginya-Pa95VXmkBH.jpg Toys R Us (Foto: Reuters)

LOS ANGELES – Tahun lalu mimpi buruk menghantam Toys β€˜R’ Us. Toko mainan legendaris tersebut dinyatakan bangkrut dan harus menutup ratusan tokonya.

Namun hanya dalam beberapa bulan setelah pailit, dengan strategi jitu Toys β€˜R’ Us pun bangkit dan kembali membuka dua toko di Amerika Serikat (AS). Kebangkitan Toys β€˜R’ Us berkat mantan eksekutif perusahaan tersebut Richard Barry.

Barry kini menjadi CEO Tru Kids Brands, mengambil alih brand Toys β€˜R’ Us pada awal tahun ini. Dia lantas berencana membuka dua toko baru Toys β€˜R’ Us dan akan membuka lebih banyak toko pada 2020 mendatang.

Ada kemungkinan pembukaan kembali dua toko Toys β€˜R’ Us berkaitan dengan penyambutan Natal pada akhir tahun nanti. Pembukaan itu bertepatan dengan setahun setelah penutupan ratusan toko mainan tersebut pada tahun lalu.

Baca Juga: Sempat Tutup 700 Toko, Toys R Us Bakal Buka Lagi di AS

Sebelumnya lebih dari 700 toko Toys β€˜R’ Us di AS ditutup pada 2018. Namun 900 toko Toys β€˜R’ Us di Eropa, Asia, dan India masih beroperasi. Persaingan ketat Toys β€˜R’ Us dengan situs e-commerce menjadikan bisnis ritel harus berjuang keras di AS.

β€œEfektif 20 Januari 2019, perusahaan baru Tru Kids Inch menjalankan bisnis sebagai Tru Kids Brands dan menjadi induk dari Toys β€˜R’ Us, Babies β€˜Rs’ Us, Geo ffrey, dan banyak brand mainan anak dan bayi,” demikian keterangan Tru Kids Brands seperti dilansir Fox Business.

Menurut Barry, pihaknya memiliki ke sempatan untuk menulis ba bak baru Toys β€˜R’ Us dengan meluncurkan ritel baru untuk brand tercinta di AS. β€œPeluncuran ritel yang sudah berpengalaman itu akan didukung brand yang sudah populer di AS,” kata Barry.

Barry menambahkan, langkah untuk merebut kembali pasar mainan AS pada musim liburan mendatang menjadi fokus kembalinya Toys β€˜R’ Us. β€œBrand Toys β€˜R’ Us masih kuat di pasar dan memiliki pelanggan yang loyal,” katanya.

Baca Juga: Toys R Us Tutup, Kesedihan Pelanggan Banjir di Sosial Media

Itu dibuktikan dengan 9,5 juta pengikut pada akun media sosial Toys β€˜R’ Us. Dia dan timnya sedang bekerja keras bagaimana dan kapan brand Toys β€˜R’ Us akan kembali bangkit. Mereka juga berencana melakukan peluncuran resmi dalam beberapa bentuk selama musim liburan mendatang.

Dia menambahkan, ecommerce juga akan memainkan peranan penting bagi brand Toys β€˜R’ Us di masa depan. Sebagaimana dilansir Bloomberg, toko Toys β€˜R’ Us di perkirakan seluas 10.000 kaki per segi atau sepertiga dari ukuran gerai yang ditutup tahun lalu.

Lokasi toko juga berada di tempat yang populer dan zona di mana banyak anak-anak bermain. β€œBiaya pembukaan toko akan diminimalkan dengan model konsinyasi dengan produsen mainan,” kata beberapa orang yang mengetahui rencana pembukaan toko Toys β€˜R’ Us.

Kemudian juru bicara Tru Kids mengungkapkan, perusahaan belum siap untuk memublikasi detail strategi Toys β€˜R’ Us di AS. Kebangkitan kembali Toys β€˜R’ Us akan juga mendorong per tumbuhan industri mainan anak, termasuk Hasbro Inc dan Mattel Inc.

Namun mereka akan kembali menghadapi persaingan keras dengan Walmart Inc, Target Corp, dan Ama zon. com Inc yang sempat mengisi kekosongan selama setahun saat Toys β€˜R’ Us dinyatakan tutup.

Bahkan para pesaing Toys β€˜R’ Us juga telah memperluas pasar dan pemasaran dengan menyediakan berbagai katalog mainan anak yang sangat lengkap. Kemudian jaringan ritel yang juga masuk ke pasar mainan ada lah Party City Holdco Inc.

Pertanyaannya adalah berapa banyak perusahaan mainan yang akan berbisnis dengan Toys β€˜R’ Us setelah mereka kehilangan banyak uang selepas perusahaan tersebut mengumumkan diri bangkrut pada Maret 2018.

Tak ayal, banyak perusahaan mainan akan berpikir keras untuk bekerja sama dengan Toys β€˜R’ Us. Namun MGA Entertainment Inc, salah satu produsen mainan anak terbaik di dunia, menyatakan siap bekerja sama dengan Toys β€˜R’ Us.

β€œKita siap menjual produk kita di toko Toys β€˜R’ Us,” ungkap CEO MGA Entertainment Inc, Isaac Larian. MGA Entertainment memiliki berapa produk mainan anak yang populer seperti Little Tikes, L.O.L. Surprise! dan boneka Bratz.

β€œPasar membutuhkan toko mainan yang populer, itu pastinya,” ujar Larian.

Saat Toys β€˜R’ Us mengalami ke bangkrutan, para peminjam yang dipimpin Solus Alternative Asset Management dan Angelo Gordon mengambil alih aset perusahaan.

Setelah hasilnya tidak menunjukkan peningkatan, mereka memutuskan opsi untuk menutup operasional toko di Australia dan beberapa wilayah lain. Tapi divisi di Asia dan Kanada diakuisisi oleh pembeli baru.

Kelompok itu mencoba menjual hak kekayaan intelektual, tetapi tetap mempertahankannya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Sebagai pemilik hak kekayaan intelek tual, mereka memiliki lisensi dan mendapatkan keuntungan dari toko Toys β€˜R’ Us yang masih beroperasi.

Para peminjam itu membentuk Tru Kids dengan tujuan menghidupkan kembali brand tersebut di AS dan kawasan yang sudah berkembang. Mereka merekrut para orang yang berpengalaman di industri mainan untuk menghidupkan kembali Toys β€˜R’ Us.

Sebenarnya Toys β€˜R’ Us memiliki sejarah yang panjang. Toys β€˜R’ Us didirikan pada April 1948 di Wayne, New Jersey, di kawasan New York oleh Charles Lazarus. Nama Toys β€˜R’ Us itu berasal dari toko furnitur milik Lazarus. Toys β€˜R’ Us mengajukan perlindungan kebangkrutan Pasal 11 pada 18 September 2017.

Pada Maret 2018, perusahaan itu mengumumkan penutupan toko mereka di AS dan Inggris. Di Inggris, toko Toys β€˜R’ Us ditutup pada April dan di AS ditutup pada Juni 2018. Namun operasional di Asia dan Afrika tidak terdampak. Pada 20 Januari 2019, Toys β€˜R’ Us bangkit dari ke terpurukan melalui Tru Kids.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini