nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Gerai Giant Ditutup, Direktur HERO: Ini Bukan Hal yang Mudah

Selasa 25 Juni 2019 15:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 320 2070681 6-gerai-giant-ditutup-hero-ini-bukan-hal-yang-mudah-TxIu3rmC36.jpeg foto: Okezone

JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengakui bahwa jaringan ritel yang dikelola sebagai anak usaha, Giant, akan menutup enam toko pada 28 Juli 2019 sebagai respons atas perilaku konsumen yang berubah dengan cepat.

Keenam gerai yang akan ditutup yakni Giant Ekspres Cinere Mall, Giant Ekspres Mampang, Giant Ekspres Pondok Timur, Giant Ekstra Jati Makmur, Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur dan Giant Ekstra Wisma Asri.

Baca Juga: Jelang Tutup, Giant Diserbu Ibu-Ibu

"Ini bukanlah hal yang mudah, tetapi perlu dilakukan guna merespons perilaku konsumen yang berubah dengan cepat," kata Direktur PT Hero Supermarket Tbk Hadrianus Wahyu Trikusumo, dikutip dari Antaranews, di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Hadrianus menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, persaingan bisnis ritel makanan mengalami peningkatan sehingga membuat pelanggan telah mengubah cara mereka berbelanja.

Menurut dia, Giant merupakan brand yang kuat namun, perusahaan juga harus terus beradaptasi dan bersaing secara efektif dengan menerapkan program transformasi multitahun untuk memberikan peningkatan jangka panjang.

Baca Juga: Giant hingga 7 Eleven, Potret Nyata Tekanan Bisnis

Perusahaan telah berupaya untuk melakukan penyesuaian dan menyegarkan kembali penawaran untuk memenuhi kebutuhan preferensi dari pelanggan guna memastikan kualitas, serta meningkatkan produktivitas toko.

Untuk tetap kompetitif dan memenuhi perubahan pola belanja pelanggan, Giant tengah mengembangkan strategi jangka panjang. Hal ini melibatkan penataan ulang ruang usaha , meningkatkan kualitas, skala dan kesegaran di seluruh toko, serta menyesuaikan general merchandise untuk memberikan nilai yang lebih konsisten kepada konsumen.

Dalam kesempatan sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai perubahan perilaku konsumen memengaruhi penutupan gerai ritel modern Giant.

Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey mengatakan bergesernya perilaku konsumen (consumen behaviour) dari yang biasanya memasak di rumah menjadi berkuliner dan membeli makanan di rumah turut memengaruhi penurunan transaksi komoditas pangan, baik makanan dan minuman.

"Bergesernya perilaku konsumen dari 'shopper lifestyle' sekarang perilakunya menjadi 'leisure lifestyle' yang di dalamnya terdapat kuliner dan hiburan sebagai bagian dari gaya hidup saat ini," kata Roy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini