Share

PLN Tuntaskan Pembangunan Tol Listrik Sumatera 275 kV

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 02 320 2073514 pln-tuntaskan-pembangunan-tol-listrik-sumatera-275-kv-aqSRfPzehl.jpg Foto: Reuters

JAKARTA – PT PLN (Persero) telah menuntaskan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dikenal dengan Tol Listrik Sumatera.

Infrastruktur itu berupa Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) yang menjadi backbone penyaluran energi listrik dari Sistem Sumatera bagian selatan menuju Sumatera bagian utara atau sebaliknya.

“Dengan adanya Tol Listrik Sumatera 275 kV, maka keandalan listrik Sumatera akan semakin meningkat dan bisa menurunkan biaya pokok produksi listrik di Sumatera. Tol Listrik 275 kV ini mampu mengevakuasi daya hingga 2.000 mw dari Sumsel yang kaya akan PLTU Mulut Tambang hingga ke Sumatera Utara,” ujar Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto di Jakarta, kemarin.

Baca Juga: Kompensasi Dipangkas, Kenaikan Tarif Listrik Diperlukan

Tol listrik dinyatakan layak beroperasi setelah sebelumnya pada Sabtu (29/6) berhasil men dapatkan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV. Tol Listrik Sumatera ini membentang di sepanjang jalur Lahat-Lubuk Linggau-Bangko-Muara Bungo-Kiliranjao-Paya kumbuh-Padang Sidempuan-Sarula-Simangkok- Galang.

Panjang tol listrik ini 2.866 kilometer sirkit (kms). Terbitnya rekomendasi layak bertegangan ini menjadi tonggak sejarah baru sistem kelistrikan di Indonesia. Pasalnya, ini pertama kali SUTET 275 kV beroperasi dari Sumsel hingga ke Sumut yang nanti juga akan berlanjut ke Aceh dan Lam pung.

 Baca Juga: Proyek Tol Listrik Sumatera Rampung Sebelum Pilpres

Manfaat dari Tol Lis trik Sumatera ini untuk meng evakuasi daya listrik murah yang dihasilkan oleh pembangkit mulut tambang di Sumatera Selatan menuju ke Sumatera Utara. Hal ini nanti akan menurunkan biaya pokok produksi (BPP) listrik di Sumatera dan juga meningkatkan keandalan karena sudah terinterkoneksinya listrik dari selatan hingga utara Sumatera.

“Dengan adanya tol listrik ini biaya pokok penyediaan (BPP) akan lebih murah dan listrik Sumatera akan semakin andal, karena coverage-nya mencakup seluruh pulau sehingga kekhawatiran kekurangan pasokan listrik bisa teratasi,” kata Wiluyo.

Dengan listrik yang andal diharapkan bisa menarik investor sehingga mendorong tumbuhnya industri menengah dan besar di setiap provinsi. “Ke depan, SUTET 275 kV akan terus dikembangkan ke arah utara sampai Aceh yang saat ini sudah selesai konstruksi Galang-Pangkalan Susu,” kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini