nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kirim Barang di Pelabuhan Lewat Online Pangkas Biaya Logistik 30%

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 20:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 04 320 2074772 kirim-barang-di-pelabuhan-lewat-online-pangkas-biaya-logistik-30-FOF4X1HWZC.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Pelindo III (Persero) menerapkan pelayanan pengiriman pesan secara elektronik atau Delevery Order Online (DO Online) barang impor di seluruh Pelabuhannya. Sistem ini dilakukan untuk mempermudah kemudahan berbisnis (Easy of Doing Busines/EoDB) Indonesia.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, sebelum diterapkan DO Online, pengguna jasa harus datang ke kantor PT Pelindo III untuk melakukan permohonan penerbitan DO Online. Ditambah lagi, pengguna jasa juga harus mengantre sebelum dapat memperoleh DO Online.

Setelah itu pengguna jasa harus mengantre kembali untuk dapat mengajukan permohonan barang/petikemas dan kapal. Hal ini menyebabkan waktu dan biaya operasional tidak efektif.

Namun dengan adanya sistem DO Online, proses layanan pengeluaran petikemas dari terminal menjadi lebih lancar karena verifikasi dokumen dilakukan secara otomatis. Keamanan atas data juga terjamin dari pemalsuan karena dokumen DO di entry langsung oleh perusahaan pelayaran sebagai pihak yang bertanggung jawab mengeluarkan dokumen DO.

Baca Juga: Menko Luhut: Pelabuhan Patimban Dikelola Swasta, Tak Ada BUMN

Dengan demikian, sistem DO Online ini mampu menyederhanakan prosedur pelayanan menjadi lebih cepat dan murah yang pada akhirnya mampu menurunkan biaya logistik di pelabuhan. Penerapan sistem ini memang tidak mudah, karena tidak semua Perusahaan Pelayaran memiliki tenaga IT khusus untuk menerapkannya.

"Efisiensi biaya operasional antara 20% hingga 30% dari system DO Online ini dapat dirasakan langsung oleh pengguna jasa, dan harapan kami adalah pelayanan akan semakin mudah dan aman bagi seluruh stakeholder jasa kepalabuhanan" ujarnya di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Meskipun begitu, lanjut Doso, pihaknya berkomitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan dengan cara berusaha mempermudah Perusahaan Pelayaran melalui mekanisme upload dokumen excel via website Anjungan Pelindo III.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarding Indonesia (ALFI) Jawa Timur Hengki Pratoko mengatakan, pengiriman barang impor lewat online ini dapat menurunkan biaya logistik di pelabuhan. Disamping memang pengiriman barang juga bisa jauh lebih cepat dan efektif.

"Kami dukung seratus persen, sebab sistem DO online praktis dan sangat efektif,” ucapnya .

Dengan sistem DO online, para pengusaha logisitk tidak perlu lagi harus datang ke kantor pelabuhan untuk mengurus dokumen. Cukup lewat kantor input semua dokumen yang diperlukan, selanjutnya tinggal datang mengambil barang kita di terminal petikemas.

“Kalau bisa memang online ini juga terintegrasi dengan Shiping lines dan custom serta gov agency yg lain,” ucapnya.

Hal serupa disampaikan salah satu pelaku EMKL/Forwarding PT Internusa Hasta Buana, Husni. Menurutnya, dengan pemberlakuan DO on line kegiatan prosess release container dari port kawasan lini 1 lebih mudah dan tidak perlu orang oprasional mendatangi kantor pelabuhan lagi, dan lebih cepat prosesnya.

Sebelumnya, diperlukan banyak karyawan yg melakukan pencetakan EIR, namun dengan DO online sekarang sangat menekan cost atau biaya logistic. Hanya saja masih ada kelemahan diantaranya jika server down.

“Layanan ini sudah sangat bagus, hanya saja perlu ada alternative jika ada kendala terhadap server yg down,” ujarnya.

Baca Juga: Tampung Kapal Besar, Ini Spesifikasi Proyek Pelabuhan Patimban

Selain itu, perlu adanya perbaikan, bagi pelayaran agar membuat standard dalam prosess release DO on line sehingga tdk ada perbedaan antara 1 shipping line dengan shipping line yang lain untuk prosedurnya.

Sebagaimana yang telah diamanatkan di dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 120 Tahun 2017 tentang Pelayanan Pengiriman Pesan Secara Elektronik (Delivery Order Online/DO Online) terhadap barang Impor di Pelabuhan, Pelindo III kini telah hampir 100 persen mengimplementasikan sistem DO online ini di seluruh terminal petikemas internasionalnya.

Diantaranya Terminal Teluk Lamong (TTL), Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS).

Setelah sukses mengimplementasikan DO Online untuk layanan ekspor import, saat ini Pelindo III melakukan ujicoba untuk layanan domestik di Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB) dan selanjutnya dalam waktu dekat akan diimplementasikan ke seluruh terminal untuk pelayaran kapal domestik.

Khusus bagi layanan DO Online petikemas domestik, Perusahaan Pelayaran mengupload dokumen Delivery Order sebagaimana format yang telah ditentukan melalui aplikasi Anjungan. Selanjutnya sistem akan melakukan validasi kesesuaian antara dokumen excel yang diupload dengan nomor kontainer yang ditunjuk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini