nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Smelter, Freeport Sewa Lahan 5 Tahun

Senin 08 Juli 2019 18:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 08 320 2076208 bangun-smelter-freeport-sewa-lahan-5-tahun-2uV2JZzIQr.jpg Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA - Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Yunus Saefulhak mengatakan bahwa PT Freeport Indonesia sudah menyewa lahan untuk smelter selama lima tahun.

"Freeport sudah sewa lahan lima tahun, sebelumnya hanya disewa satu tahun untuk smelter," kata Yunus Saefulhak seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Yunus menjelaskan bahwa lahan yang disewa lima tahun tersebut berada di kawasan industri Gresik, Jawa Timur, yang memang sudah direncanakan di lokasi tersebut untuk dibangun smelter.

 Baca Juga: Freeport Cari Utang untuk Bangun Smelter, Simak Fakta Menariknya

Sebelumnya, progres pembangunan tempat pengolahan dan pemurnian mineral tambang atau smelter dari PT Freeport Indonesia diinformasikan masih sekitar 3,86%. Smelter tersebut ditargetkan akan selesai pada akhir 2022.

Pemerintah telah menerbitkan Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang mewajibkan perusahaan pertambangan melakukan pemurnian untuk meningkatkan nilai tambah produk pertambangan.

UU Nomor 4 Tahun 2009 ini mensyaratkan bahwa pengelolaan minerba tidak boleh dilakukan hanya dengan mengekspor bahan mentah, tetapi harus diolah di dalam negeri agar memberikan nilai tambah ekonomi bagi negara, pengelolaan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

 Baca Juga: Freeport Cari Utang USD3 Miliar Bangun Smelter di Gresik

Pemerintah akan memastikan perusahaan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter). Melalui tim pengawasan independen (independent verificator), Pemerintah akan mengevaluasi progress pembangunan smelter setidaknya enam bulan sekali. Jika perkembangannya tidak sesuai dengan yang disampaikan ke pemerintah makai izin ekspornya akan dicabut.

Mengenai progress pembangunan smelter, Direktur Utama PT FI Tony Wenas mengatakan hingga Februari 2019 telah mencapai 3,86% atau hampir 100% dari rencana pembangunan yang disampaikan kepada pemerintah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini