Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Terpanjang di RI, Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Ditawarkan ke Swasta

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2019 |20:27 WIB
Jadi Terpanjang di RI, Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Ditawarkan ke Swasta
Ilustrasi: Foto Antara
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun jembatan Batam-Bintan. Saat ini Kementerian PUPR tengah fokus untuk merancang jembatan tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dirinya akan meninjau langsung ke Batam untuk melihat kondisi di lapangan, sehingga dirinya bisa mendapatkan gambaran untuk pembangunan jembatan tersebut.

"Ini tadi Bu Kepala Besar Bendungan meminta saya ke Batam untuk nutup Bendungan Sigong. Saya mau ke sana sambil lihat jalurnya untuk jembatan itu. Tapi sudah diputuskan Presiden akan dibangun," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Selasa (9/7/2019).

 Baca Juga: RI Punya Jembatan Gantung Terpanjang se-Asia Tenggara yang Anti Rayap

Menurut Basuki, saat ini pihaknya masih dalam tahap studi kelayakan (Feasibility Study/FS) sambil finalisasi detail engineering design (DED). Jika proses itu rampung, selanjutnya Kementerian PUPR mulai melangkah pada kebutuhan pendanaan.

Menurut perkiraannya, proyek ini baru akan ini mulai dikerjakan pada tahun 2020 mendatang. Itupun dengan syarat seluruh proses berjalan dengan lancar.

 Baca Juga: Jembatan Terpanjang Ketiga di RI Sedang Dibangun

Mengenai pembiayaannya, jika mengacu pada DED sementara saat ini, Basuki menyebut bahwa perhitungan kasar anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp3-Rp4 triliun.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement