nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelabuhan Marunda Opsi Mengurai Kepadatan Tanjung Priok

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 20:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 11 320 2077734 pelabuhan-marunda-opsi-mengurai-kepadatan-tanjung-priok-nQf2qSTkEn.jpg Pelabuhan. Foto: Okezone

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, terus berlanjut untuk menghindarkan kerugian negara.

Menurut Anggota Komisi V DPR Yoseph Umar Hadi, Pelabuhan Marunda menjadi bagian dari proyek strategis yang harus berlanjut dan perlu didukung pemerintah.

"Kenapa dulu itu dibangun, tentu ada suatu pertimbangan, semakin padatnya Tanjung Priok sehingga negara melalui Kemenhub mengusulkan untuk dibangun Pelabuhan Marunda," ujar Yoseph, Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Baca Juga: Kirim Barang di Pelabuhan Lewat Online Pangkas Biaya Logistik 30%

Oleh karena itu, dirinya berharap konflik yang terjadi di internal pemegang saham antara PT Kawasan Berikat Nasional (KBN) dan PT Karya Citra Nusantara (KCN) dapat diselesaikan secara baik agar tidak terjadi kerugian.

"Saya kira harus diambil kebijakan yang lebih tinggi untuk menyelesaikan sengketa ini karena kalau dibilang rugi, negara juga rugi. Potensial lostnya cukup besar, seharusnya sudah menghasilkan keuntungan jadi sekarang kan belum," tutur Yoseph.

Baca Juga: Tanjung Priok Padat, Pelayanan Kepelabuhan Bisa Ditampung Pelabuhan Marunda

Dia menilai, tidak ada salahnya jika pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN untuk ikut tangan mengatasi persoalan antara perusahaan pelat merah dan swasta.

"Saya kira untuk kepentingan yang lebih besar, kita tetap menghormati hukum tapi penyelesaian secara musyawarah perlu dilakukan. Perlu menjadi perhatian pemegang saham, jangan biarkan terlalu berlarut-larut," paparnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini