"Pengurangan konsumsi plastik juga kita lihat dari benchmarking, seperti di Inggris, begitu dikenakan, konsumsi kantong kresek akan langsung turun," jelasnya.
Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro BKF Adriyanto menyakini hal yang sama, kendati demikian hal itu juga perlu didorong kebiasaan dari masyarakat. Sebab, besaran Rp200 per lembar plastik memang nilai yang tidak besar.
"Cukai memang jadi salah satu solusi pengurangan konsumsi plastik, tapi kesadaran masyarakat terhadap lingkungan itu juga punya peran penting. Tapi cukai ini sifatnya korektif, berupaya memperbaiki kebiasaan masyarakat sehingga mengurangi penggunaan kantong plastik," jelasnya.
(Feby Novalius)