Jadi Sekjen DEN, Djoko Siswanto Dicopot dari Dirjen Migas

Jum'at 12 Juli 2019 21:39 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 12 320 2078245 jadi-sekjen-den-djoko-siswanto-dicopot-dari-dirjen-migas-hJ7z1JaYGM.jpg Foto: Dirjen Migas (Kanan)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan merombak pejabat eselon 1 di lingkungan Kementerian ESDM.

Salah satunya dengan mencopot posisi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Djoko Siswanto. Pemberhentian Djoko Siswanto dari Dirjen Migas berdasarkan Keputusan Presiden RI 45/TPA/2019 tentang penghentian jabatan di lingkungan ESDM.

“Memutuskan menetapkan memberhentikan dengan hormat saudara Djoko Siswanto sebagai Dirjen Migas terhitung sejak dilantik sebagai jabatan baru,” ujar Menteri Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga: Menteri Jonan Angkat Djoko Siswanto sebagai Dirjen Migas

Jonan menggeser posisi Djoko Siswanto menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN). Djoko menggantikan Saleh Abdurrahman yang diangkat Jonan menjadi Staf Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang. Namun untuk sementara Djoko Siswanto tetap merangkap sebagai Dirjen Migas sebelum ada penggantinya.

Tak hanya Djoko Siswanto yang diberhentikan dari jabatannya. Mantan Menteri Perhubungan ini juga mencopot Satry Nugraha sebagai Staf Ahli Menteri ESDM. Menurut Jonan perombakan jabatan di lingkungan Kementerian/Lembaga merupakan hal yang wajar.

Baca Juga: Impor Migas Tinggi, Presiden Jokowi Minta Menteri Jonan dan Rini Hati-Hati

“Sumpahnya adalah salah satu untuk bangsa. Kalau enggak pas, saya pindah. Belum tentu orangnya enggak bisa, tapi kebutuhan jamannya berubah. Jadi kitanya harus berubah. Jadi yang dimutasi ya biasa saja,” katanya.

Seperti diketahui, Djoko Siswanto tidak asing lagi khususnya di dunia migas. Sebelum menduduki kursi Dirjen Migas, Djoko pernah menempati posisi strategis di berbagai lembaga seperti Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan juga Badan Pengatur Hilir dan Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Sejak tahun 1992 berkontribusi di berkontribusi di Kementerian ESDM Djoko pernah menduduki jabatan sebagai Anggota Pokja Direktorat BBM BPH Migas, Direktur BBM BPH Migas, Sekretaris BPH Migas, Direktur Gas Bumi BPH Migas, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM dan Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas.

Selain posisi strategis di tersebut Djoko juga memiliki peran penting dalam membongkar praktik mafia migas dengan bergabung dalam Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang digawangi oleh Faisal Basri ketika Sudirman Said masih menjabat sebagai Menteri ESDM. (Sindonews)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini