nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirut Pertamina Bandingkan Harga Avtur Indonesia dengan Negara Lain, Mana yang Lebih Murah?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 20:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 15 320 2079287 dirut-pertamina-bandingkan-harga-avtur-indonesia-dengan-negara-lain-mana-yang-lebih-murah-cIyJ23zxaT.jpg Dirut Pertamina Nicke (Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan jika harga bahan bakar pesawat alias avtur yang dijual cukup murah. Bahkan dibandingkan dengan negara-negara lain, harga avtur yang dijual perseroan relatif lebih murah.

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sebagai perbandingan saat ini harga avtur yang dijual di Bandara Soekarno Hatta sekitar Rp9.275 per liter. Harga tersebut relatif lebih murah dibandingkan harga avtur di Singapura hingga di Jepang.

 Baca juga: Sri Mulyani: Tidak Ada Perubahan PPN Avtur

Sebagai gambaran, harga avtur yang dijual di Bandara Singapura berada di kisaran Rp12.200 per liter. Sementara itu harga avtur di Tokyo Jepang dijual dengan harga Rp16.000 per liter.

 Avtur

Kemudian untuk harga avtur di Hong Kong mencapai Rp11.253 per liter. Lalu untuk avtur di Manilla Filipina mencapai Ep13.540 per liter. Kemudian harga abtur di Kuala Lumpur Malaysia mencapai Rp10.565 per liter.

 Baca juga: Dirut Pertamina: Siapa yang Bilang Avtur Mahal?

“Jadi sebenarnya kalau kita bandingkan di Cengkareng paling murah. Ini update dua minggu sekali,” ujarnya dalam acara rapat kerja dengan Komisi VII DPR-RI, Jakarta, Senin (15/7/219).

Sementara itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, Bandara Soekarno Hatta berkontribusi hampir setengah dari penerbangan nasional. Oleh karenanya, PT Pertamina memakai patokan harga avtur di Bandara Soekarno Hatta.

“Cengkareng mewakili hampir separuh penerbangan nasional. Movement 1.000-1.100 movement, 2.200-2.500 movements national," ucapnya.

Jonan juga mengatakan bahwa harga avtur merupakan 40% dari komponen biaya operasi maskapai. Sementara dari tiket secara keseluruhan kontribusi harga avtur hanya 30%.

"Kebetulan mohon izin saya pernah di Kementerian Perhubungan. Avtur itu adalah komponen yang kira-kira mewakili sekitar 40% dari total operating cost, total operating cost, bukan cost," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini