nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesan Khusus Presiden Jokowi soal Blok Masela

Selasa 16 Juli 2019 14:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 16 320 2079590 pesan-khusus-presiden-jokowi-soal-blok-masela-6wE4EqqwPA.jpg Foto: Jonan Lapor Jokowi soal Blok Masela (Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyambut gembira atas tercapainya persetujuan dalam pengembangan Blok Masela antara Pemerintah Indonesia dengan pihak pengembang atau investor.

"Pemerintah sudah memberikan persetujuan terhadap rencana pengembangan Blok Masela, kami laporkan dan serahkan persetujuannya kepada Bapak Presiden," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan usai bertemu Presiden Jokowi seperti dikutip Antaranews di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/7/2019).

 Baca Juga: Pemerintah Setujui Revisi Pengembangan Blok Masela ke Inpex

Dia menyebutkan dokumen persetujuan itu diserahkan oleh Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto kepada Presiden Jokowi. Ikut serta juga dalam pertemuan itu CEO Inpex Takayuki Ueda.

Sementara itu Kepala SKK Migas Dwi Sutjipto mengatakan Presiden Jokowi menyambut gembira atas kerja keras kedua belah pihak dan akhirnya mencapai persetujuan.

"Meskipun negosiasi alot akhirnya pada hari ini kita bisa menyelesaikan investasi yang sangat besar ini yang sangat berarti untuk Indonesia," katanya.

 Baca Juga: Menteri Jonan Teken Revisi Pengembangan Blok Masela

Menurut dia, Inpex akan berkomitmen terhadap apa yang ada di persetujuan rencana pengembangan (PoD) .

"Apa yang dipersyaratkan dalam persetujuan Menteri ESSM dalam PoD ini antara lain agar kandugan lokal dimaksimalkan. Kemudian tenaga kerja lokal dimaksimalkan sehingga nanti ada training-training untuk meningkatkan kapabilitas SDM setempat," katanya.

Dia menyebutkan dengan pengembangan Blok Migas di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku itu, Indonesia akan menerima investasi.

"Selain itu akan ada multiflier efect, akan ada industri petrokimia di sana dengan memanfaatkan 150 kubik feet produksi migas dan kemungkian ada investasi sekitar USD1,5-2 miliar," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini