Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Pembelaan Sri Mulyani karena Dikritik Terlalu Bergantung dengan Asing

Fakhri Rezy , Jurnalis-Rabu, 17 Juli 2019 |05:05 WIB
Ini Pembelaan Sri Mulyani karena Dikritik Terlalu Bergantung dengan Asing
Sri Mulyani (Antara)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah dinilai terlalu bergantung pada negar lain untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dirinya mengatakan, ketergantungan terhadap luar negeri tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga negara lain. Sebab seluruh negara di dunia saling ketergantungan baik dari sisi hubungan bilateral maupun hubungan dalam menciptakan perdamaian dunia.

“Kemudian catatan kedua dari pendapat Esther (Indef) ketidaktergantungan Indonesia dengan negara lain. Sharing satu dunia yang sama, bumi yang sama jadi globalisasi dan saling membutuhkan adalah suatu keniscayaan,” ujarnya.

Lagipula lanjut Sri Mulyani, pada saat pendirian negara Indonesia ini memiliki misi untuk menciptakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi hingga kesejahteraan. Misi tersebut bahkan telah tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Baca selengkapnya: Dikritik Terlalu Bergantung pada Negara Lain, Ini Pembelaan Sri Mulyani

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement