Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Batu Sandungan Garuda Indonesia, Ini Sederet Fakta yang Melilitnya

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Minggu, 21 Juli 2019 |08:15 WIB
4 Batu Sandungan Garuda Indonesia, Ini Sederet Fakta yang Melilitnya
Pesawat Garuda Indonesia (Foto:Okezone)
A
A
A

3. Tiket Pesawat Mahal Dinilai Kartel Garuda Indonesia dan Lion Air

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebut adanya dugaan kartel yang dilakukan Lion Air Grup dan Garuda Indonesia pada penerbangan domestik. Kartel dilakukan dengan cara menguasai pasar penerbangan secara penuh yang berimplikasi pada mahalnya harga tiket pesawat.

"Penguasaan pasar itu diawali dengan strategi rangkap jabatan direksi Garuda Indonesia terhadap Sriwijaya Air," ujar Guntur Saragih di Kantor KPPU Jakarta, Senin (1/7/2019).

Rangkap jabatan dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara yang turut menjabat Komisaris Utama Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air. Serta Direktur Utama Citilink Julaindra Noertjahjo yang juga menjabat Komisaris Sriwijaya Air.

Baca Juga: Laporan Keuangan Bermasalah, Bagaimana Kinerja Garuda?

"Garuda Indonesia bersama Grup Sriwijaya memang tengah melakukan Kerja Sama Operasional (KSO). Sebagai catatan, KSO tersebut dilakukan pada November 2018 atau sebelum adanya isu kenaikan tiket pesawat," tutur dia.

KPPU pun menilai adanya skenario kartel bersama Lion Air Group yang merupakan perusahaan swasta nasional.

"Jadi dengan dikuasainya pasar penerbangan oleh dua industri raksasa nasional itu, maka terjadi suatu tindakan kartel harga tiket pesawat. Kita juga bisa lihat di boikotnya AirAsia oleh travel agent yang semakin menguntungkan mereka," kata dia.

4. Menu Makanan Kelas Bisnis Bertuliskan Tangan

Persoalan terbaru ini dimulai dari pasangan youtuber asal Indonesia Rius Vernandes dan Elwiana Monica yang mengunggah menu makanan di kelas bisnis yang dituliskan dengan tangan pada secarik kertas. Tak ada buku menu dalam penerbangan itu, yang seharusnya buku menu menjadi hal biasa dalam penerbangan.

Unggahan itu pun viral, memicu Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) mewakili Garuda Indonesia melaporkan kedua youtuber kepada pihak kepolisian, karena dinilai telah mencemarkan nama baik perusahaan pelat merah itu.

Menariknya, pihak Garuda Indonesia juga sempat membuat larangan untuk mengabadikan gambar baik berupa foto maupun video dalam kabin pesawat ketika penerbangan, usai unggahan kedua youtuber itu viral. Namun, Garuda Indonesia akhirnya mencabut larangan tersebut.

Terkait kasus pelaporan terhadap Rius dan Elwiana juga sudah selesai secara kekeluargaan. Kedua belah pihak memutuskan untuk berdamai, dan pihak Garuda Indonesia juga mencabut laporan tersebut.

Maskapai ini juga memberikan penerbangan gratis (free flight) untuk kelas ekonomi dan first class bagi kedua youtuber tersebut. Agar keduanya bisa mengulas penerbangan bersama Garuda Indonesia.

Baca Juga: Polemik Menu Tulis Tangan, Garuda Vs Youtuber Rius Berakhir Damai

Menurut Ari Askhara, sikap ini diberikan Garuda Indonesia sebagai bukti bahwa maskapainya menerima kritik yang membangun.

"Jadi, kita minta mereka review juga semua penerbangan. Seperti di kelas ekonomi atau first class, gratis," ujarnya dalam konferensi pers di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dirinya mengajak Rius untuk mengunjungi ke fasilitas-fasilitas milik Garuda seperti Garuda Maintenance Facility (GMF), catering, Garuda Indonesia Training Center (GITC), dan cabin crew. "Untuk Rius dan pasangan, atas nama saya pribadi selaku CEO Garuda Indonesia, saya undang dia kunjungi semua fasilitas kami," imbuh dia.

Ari menambahkan, pihaknya juga menerima semua vlogger dan Youtuber untuk mengunjungi fasilitas dan penerbangan Garuda Indonesia agar bisa mengulasnya di konten masing-masing. "Kami terima kritikan, kami banyak kekurangan butuh masukan semua pihak yang membangun," katanya.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement