Mendag Andalkan Sarang Burung Walet Tingkatkan Nilai Ekspor ke China

Minggu 21 Juli 2019 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 21 320 2081662 mendag-andalkan-sarang-burung-walet-tingkatkan-nilai-ekspor-ke-china-ZtQsSGWgRj.jpg Foto: Okezone

SHANGHAI - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, produk sarang burung walet masih menjadi andalan ekspor Indonesi ke China. Sebab menurutnya, ekspor sarang burung walet dari Indonesia ke China memiliki nilai yang sangat tinggi.

Enggar berharap dengan tingginya ekspor sarang burung walet diharapkan meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara itu. Sebab harga sarang burung walet per kilogramnya saja mencapai puluhan juta rupia.

“Per kilogram (kg) saja bisa Rp28 juta. Bayangkan kalau 100 ton, nilainya sudah besar. Barangnya tidak besar, tapi nilainya besar,” ujarnya mengutip dari Antaranews, Minggu (21/7/2019).

Enggar berharap produk yang menjadi primadona di pasar China ini dapat terus ditingkatkan kuantitasnya, sehingga dapat meningkatkan ekspor Indonesia yang akan berpengaruh terhadap mengecilnya defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap China.

Diketahui, perusahaan Indonesia PT Tong Heng Investment Indonesia dan dua perusahaan asal China Quanzhou Yuyan Family Biotechnology Co Ltd (Bird Nest Diary) Xiamen Fuen Imp & Exp Co Ltd baru saja melakukan penandatanganan kontrak ekspor sarang burung walet.

Komoditas ini dianggap memiliki khasiat tertentu yang menjadi kepercayaan masyarakat China. Hal ini menjadi salah satu peluang meningkatkan ekspor sarang burung walet Indonesia ke pasar China.

Untuk masuk ke pasar China, produk sarang burung walet Indonesia harus melalui protokol persyaratan kebersihan, karantina, dan pemeriksaan untuk importasi oleh otoritas China.

Selain itu, diperlukan sertifikasi Certification and Accreditation Administration of the People's Republic of China (CNCA).

Hingga saat ini sebanyak 21 di perusahaan Indonesia telah mendapat sertifikasi tersebut sehingga dapat melakukan ekspor ke China.

PT Tong Heng Invesment Indonesia adalah salah satu perusahaan investasi asing di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi tersebut.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini