nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Minta MRT dan KRL Punya Pembangkit Listrik Sendiri

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 19:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 05 320 2088053 menhub-minta-mrt-dan-krl-punya-pembangkit-listrik-sendiri-EqWzoDXAWm.jpg MRT (Okezone)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta untuk transportasi MRT dan KRL memiliki pembangkit listrik (power plant). Hal ini berkaitan dengan kejadian pemadaman listrik di wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jabodetabek pada Jumat (5/8/2019).

Dia menyatakan, pengadaan pembangkit listrik perlu dilakukan oleh PT MRT Jakarta dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Sehingga, lanjutnya, jika terjadi pemadaman listrik oleh pihak PLN tidak mengganggu operasional transportasi.

 Baca juga: MRT Jakarta Beroperasi Kembali Pukul 20.00 WIB

"Saya usulkan kalau kegiatan strategis seperti MRT dan KRL, yang kereta listrik itu mesti punya pembangkit listrik sendiri," ujar dia ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (5/8/2019).

 MRT

Menurutnya, untuk kedua transportasi ini setidaknya dibutuhkan pembangkit listrik dengan daya 250 megawatt (mw). Terdiri dari kebutuhan MRT sebesar 130 mw dan KRL sebesar 120 mw.

 Baca juga: Berhasil Dievakuasi, Penumpang MRT yang Terjebak Tak Alami Cedera

Dia menyatakan, untuk kebutuhan MRT yang sebesar 130 mw itu perhitungan jika pembangunan tahap II bisa rampung. Saat ini memang kebutuhan listrik MRT sebesar 60 mw setiap harinya.

"Sehingga memang layak memiliki pembangkit sendiri, tidak bergantung dengan yang lain," katanya.

Budi Karya menjelaskan, nantinya akan ada dua sumber listrik untuk MRT dan KRL, yakni dari pembangkit listrik milik sendiri dan dari PT Pembangkitan Jawa-Bali. Pembangkit tersebut bisa menjadi sumber utama (main source) atau sumber cadangan (backup source).

"Sehingga dobel di cover, jadi ada solusi yang lain (kalau tiba-tiba terjadi pemadaman listrik). Bahkan, korporasi tersebut bisa ada other income (menjual listrik dari pembangkitnya), ini kan juga bisa mengurangi subsidi juga," jelas dia.

Untuk pendanaan dari pembangunan pembangkit listrik tersebut, menurutnya, bisa mengandalkan kas perseroan, melalui belanja modal (capex). "Atau bisa juga tenderkan ke pihak lain," imbuh dia.

1
2

Berita Terkait

MRT

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini