"BI akan selalu berada di pasar untuk mewaspadai pergerakan instabilitas yang terjadi di sektor keuangan," ujarnya.
Baca Juga: Juli 2019, Cadangan Devisa Naik Jadi USD125,9 Miliar
Kendati demikian, Destry menekankan, untuk pasar tak perlu panik terhadap pergerakkan nilai tukar yang fluktuatif. Menurutnya, hal itu hanya bersifat sementara saja, di samping BI yang juga terus berupaya menjaga stabilitas keuangan.
"Sehingga kalau kita bisa jaga stabilitas makro tentunya kita tidak perlu panik, market tidak perlu panik karena goncangan itu biasanya sifatnya sesaat," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)