JAKARTA - Seolah tidak mau kecolongan lagi, Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sripeni Inten Cahyani turun tangan mengecek langsung keberlangsungan sistem listrik se-Jawa-Bali. Tidak tanggung-tanggung, Sripeni mengeceknya tengah malam.
Baca Juga: Pasca-Listrik Mati Serentak, Plt Dirut PLN Cek PLTGU Muara Karang
Sripeni menuju kantor PLN PT Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat di Gandul, Depok pada Selasa 6 Agustus 2019 malam. Seperti tampak dari instagram PLN, Rabu (7/8/2019), kedatangan orang nomor satu di PLN itu untuk memberikan support kepada petugas yang tengah piket malam. Dia mendatangi meja kerja anak buahnya untuk melihat secara ril Sistem Jawa Bali. Dia juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama tim malam itu.

Sehari sebelumnya, Presiden Jokowi mendatangi kantor PLN di Blok M, Jakarta Selatan. Tepatnya Senin 5 Agustus 2019 sekira pukul 09.00 WIB. Kedatangan Presiden ingin mendengar langsung penjelasan dari direksi PLN mengenai mati lampu yang terjadi Minggu 4 Agustus 2019 sekira lebih dari 6 jam di DKI Jakarta, Jawa Barat hingga sebagian Jawa Tengah.
Baca Juga: Baru 3 Hari Menjabat Dirut PLN Sudah Kena Omel Jokowi, Siapa Sripeni Inten?
Belum selesai menjelaskan, Presiden tampak marah dan meninggalkan ruangan. Terdapat 11 kalimat "Sentilan" yang diucapkan Presiden kepada pejabat PLN. Kalimat yang paling menyita perhatian adalah, "Pertanyaan saya bapak ibu semuanya kan orang pinter-pinter, apalagi urusan listrik dan sudah bertahun-tahun. Apakah tidak dihitung? Apakah tidak dikalkukasi kalau akan ada kejadian-kejadian? Sehingga kita tahu sebelumnya. Kok tahu-tahu drop?"