Gojek-Grab Rayu Anies Bebaskan Taksi Online dari Ganjil-Genap

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 08 320 2089355 gojek-grab-rayu-anies-bebaskan-taksi-online-dari-ganjil-genap-dQg9JRIy4O.jpg Taksi Online (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemprov DKI memperluas penerapan aturan sistem ganjil-genap di Ibu Kota. Penerapan itu akan menguntungkan taksi seperti Blue Bird dan Express yang dikecualikan.

Namun driver taksi online seperti Go Car dan Grab Car kebijakan itu tidak menguntungkan.

Baca Juga: Kemenhub Bujuk Pemprov DKI Izinkan Taksi Online Bebas Aturan Ganjil Genap

Menanggapi hal itu, Head of Stratergy & Planning Public Affairs Grab Indonesia Tirza R. Munusamy menyatakan, pihaknya terus berdiskusi dengan pemerintah agar nantinya taksi online juga bisa dikecualikan pada aturan ganjil-genap tersebut.

"Kami sekarang sedang melakukan survei ke mitra dampaknya seperti apa, nanti juga hasilnya akan kami sampaikan ke Pemerintah sebagai usulan pengambilan kebijakan. Sama seperti survei kenaikan tarif. Sampaikan hasil survei ke pemerintah sebagai masukan," ujar dia di Gedung Kemenhub Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Baca Juga: Sistem Ganjil Genap di Jakarta Bakal Diperpanjang Lagi?

Sementara itu, Vice President Public Policy and Government Relations Gojek Panji W Ruky menyatakan, taksi online telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus. Maka itu taksi online sudah diakui sebagai angkutan umum.

"Kami mendukung upaya angkutan online juga masuk yang dikecualikan pada ganjil-genap. Dan harus adanya kolaborasi Kemenhub dengan Pemda provinsi DKI, karena ini tujuannya sama. Kami ini mengurangi penggunaan mobil pribadi. Masyarakat berpindah ke angkutan umum," ungkap dia.

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta mewakili Pemprov DKI resmi memperluas penerapan aturan sistem ganjil-genap di 25 ruas jalan Ibu Kota yang sebelumnya hanya diberlakukan di 9 jalan. Perluasan sistem ganjil-genap akan mulai diuji coba pada 12 Agustus hingga 6 September 2019.

Sistem ganjil-genap diterapkan sejak pukul 06.00-10.00 dan pukul 16.00-21.00. Kebijakan ini tidak berlaku pada Sabtu-Minggu dan tanggal merah serta kendaraan yang mendapat catatan pengecualian seperti ambulans, damkar, sepeda motor, kendaraan listrik, kendaraan pimpinan lembaga tinggi, dan lain-lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini