Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Direksi Bank BUMN Bakal Dirombak, Bos BRI: No Comment

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Rabu, 14 Agustus 2019 |13:21 WIB
Direksi Bank BUMN Bakal Dirombak, Bos BRI: <i>No Comment</i>
Foto: Yohana Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diisukan bakal melakukan perombakan jajaran direksi BUMN, khususnya perbankan. Hal itu menyusul beredarnya agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank-bank BUMN di website Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menyatakan, dirinya tak mengetahui adanya perombakan direksi di tubuh BUMN perbankan. Dia malah meminta untuk menanyakan langsung ke pihak Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas.

"Waduh no comment. Saya enggak tahu, tanya sama Pak Gatot (Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo)," ungkapnya ketika ditemui di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

 Baca Juga: Menteri Rini Beri Sinyal Rombak Direksi Bank BUMN

BRI memang diagendakan melakukan RUPSLB pada tanggal 2 September 2019. Ada tiga mata acara yang akan dibahas dalam rapat tersebut, yakni evaluasi kinerja perseroan hingga semester I 2019, persetujuan rencana aksi perseroan, serta perubahan susunan pengurus perseroan.

Terkait adanya agenda perombakan pengurus perseroan itu, Suprajarto berdalih tidak mengerti. Lagi-lagi dia menyatakan menyerahkan hal tersebut kepada Kementerian BUMN.

"Saya enggak mengerti, tanya Kementerian BUMN," katanya.

 Baca Juga: Dilarang Presiden Jokowi, Rini Masih Berani Rombak Direksi Bank BUMN?

Sekadar diketahui, isu perombakan perusahaan pelat merah akan dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dalam wkatu dekat. Padahal Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melarang hal tersebut dilakukan hingga Oktober 2019, di mana pemerintahan Jokowi dengan Jusuf Kalla berakhir.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement