Jokowi: UU yang Menyulitkan Rakyat Harus Kita Bongkar

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 20 2092596 jokowi-uu-yang-menyulitkan-rakyat-harus-kita-bongkar-SqLXmYuJSI.jpg Jokowi Pidato Kenegaraan (Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan fungsi legislasi sepanjang Agustus 2018 hingga Juli 2019, DPR bersama-sama Pemerintah, telah berhasil menyelesaikan pembahasan terhadap 15 Rancangan Undang-Undang (RUU).

"Antara lain RUU APBN, RUU di bidang perjanjian kerja sama internasional, bidang penyelenggaraan haji, bidang kesehatan, akselerasi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta beberapa RUU lain untuk menyikapi dinamika pembangunan yang bergerak cepat," kata Presiden Jokowi pada Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT ke-74 Indonesia, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

 Baca juga: Jelang Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan, Penjagaan di Gedung DPR-MPR Diperketat

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa di luar capaian di bidang legislasi tersebut, dukungan DPR pada upaya Pemerintah untuk mereformasi perundang-undangan tetap diharapkan.

 Pidato Kenegaraan

"Undang-undang yang bertabrakan satu dengan yang lain harus kita selaraskan. Undang-undang yang menyulitkan rakyat harus kita bongkar. Undang-undang yang menghambat lompatan kemajuan harus kita ubah," ungkap dia.

 Baca juga: Akankah Jokowi Umumkan Pemindahan Ibu Kota di Nota Keuangan Hari Ini?

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah tiba di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Kepala Negara akan menyampaikan pidatonya dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2019 yang mengusung tema 'SDM Unggul, Indonesia Maju'. Jokowi tiba sekira pukul 07.55 WIB. Ia tampak mengenakan setelan jas hitam didampingi Ibu Negara Iriana. Ia langsung bergegas masuk ke Gedung Nusantara.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini