nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karyawan Ikut Protes Hong Kong, Bos Cathay Pacific Mengundurkan Diri

Jum'at 16 Agustus 2019 19:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 16 320 2092954 karyawan-ikut-protes-hong-kong-bos-cathay-pacific-mengundurkan-diri-EzdsxRMejC.jpg Foto: Bos Cathay Pacific Mengundurkan Diri (Reuters)

HONG KONG - Cathay Pacific Airways mengatakan CEO Rupert Hogg telah mengundurkan diri dalam pengumuman yang mengejutkan, di tengah meningkatnya pengawasan regulasi China terhadap maskapai berbendera Hong Kong atas keterlibatan karyawannya dalam protes di kota tersebut.

Augustus Tang, kepala Hong Kong Aircraft Engineering Company - yang seperti Cathay dikelola oleh Swire Pacific Ltd, akan mengambil alih sebagai kepala baru maskapai tersebut.

Baca Juga: Mengerikan, Hong Kong Dibayangi Rush Money

Maskapai ini juga mengatakan Paul Loo telah mengundurkan diri sebagai kepala pelanggan dan komersial, untuk digantikan oleh kepala unit maskapai berbiaya rendah Hong Kong Express, Ronald Lam.

 Demo Hong Kong

Ketua Cathay John Slosar mengatakan peristiwa baru-baru ini mempertanyakan komitmen Cathay untuk keselamatan dan keamanan penerbangan serta menempatkan reputasi dan mereknya di bawah tekanan.

"Ini disesalkan karena kami selalu menjadikan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama kami," katanya dalam sebuah pernyataan. "Karena itu kami pikir sudah waktunya untuk menempatkan tim manajemen baru di tempat yang dapat memulihkan kepercayaan diri dan memimpin maskapai ke ketinggian baru."

 Baca Juga: Situasi Memanas, Pemerintah Indonesia Umumkan Imbauan Perjalanan ke Hong Kong

Hogg mengatakan ini adalah "minggu-minggu yang penuh tantangan" dan itu adalah tepat bagi Loo dan dia untuk mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin.

Pengunduran diri Hogg pertama kali diumumkan oleh televisi pemerintah China, CCTV. Namun, tidak jelas apakah itu akan membantu menghidupkan kembali reputasi perusahaan di daratan.

“Akarnya busuk. Tidak ada bedanya siapa pun yang memimpin perusahaan," kata seorang pengguna media sosial China di platform Weibo seperti Twitter dalam sebuah postingan yang disukai lebih dari 900 kali.

Cathay, yang telah mendapat tekanan dari regulator penerbangan China, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk Hong Kong dengan prinsip "Satu Negara, Dua Sistem" dan yakin Hong Kong akan memiliki masa depan yang baik.

 Baca Juga:  China Tidak Akan Duduk Manis jika Situasi Hong Kong Memburuk

Maskapai ini, yang 30% sahamnya dimiliki oleh Air China, menjadi terlibat dalam persilangan antara Beijing dan kelompok-kelompok pro-demokrasi di pusat keuangan Asia setelah beberapa karyawannya mengambil bagian dalam protes Hong Kong.

 Hong Kong

Minggu ini, Cathay menghentikan pemekerjaan dua pilot karena keterlibatan mereka dalam protes, setelah diperintahkan oleh regulator penerbangan China untuk menangguhkan personel yang terlibat dalam protes ilegal.

Cathay pekan lalu melaporkan laba pertamanya untuk periode Januari-Juni 2019 dan mengatakan paruh kedua kemungkinan akan lebih baik meskipun pemesanan ke depan lebih rendah karena kerusuhan lokal. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Seorang analis mengatakan Hogg sangat dihargai dalam industri ini, telah memimpin rencana perputaran keuangan tiga tahun yang hampir selesai dan akuisisi HK Express baru-baru ini.

"Sangat mengecewakan mengetahui pengunduran dirinya terutama mengingat periode yang menantang saat ini," kata analis, yang tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang perubahan personel.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini