nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

CEO Apple "Lobi-Lobi" Donald Trump 5 Kali Imbas Panasnya Perang Dagang

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 15:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 19 320 2093857 ceo-apple-lobi-lobi-donald-trump-5-kali-imbas-panasnya-perang-dagang-sSxJohTMVy.jpg CEO Apple Tim Cook (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - CEO Apple Tim Cook mengaku telah bertemu Presiden AS Donald Trump setidaknya 5 kali dalam setahun. Pertemuan tersebut dilakukan untuk merundingkan dampak perang dagang terhadap bisnisnya.

Baca Juga: Perang Dagang AS-China Kian Sengit, Perusahaan Teknologi Kencangkan Ikat Pinggang

Pertemuan tersebut dilakukan tahun lalu, di mana Apple tengah kesulitan akibat Presiden AS melancarkan perang dagang. Cook pun langsung mempertanyakan kebijakan tersebut kepada Trump, karena Apple mengandalkan manufaktur China untuk membuat produk yang paling menguntungkan seperti iPhone dan iPad.

Perang Dagang

"Makan malam bersama Tim Cook dari Apple. Mereka akan menghabiskan banyak uang di AS. Hebat," twit Trump, dilansir dari Business Insider, Senin (19/8/2019). 

Asal tahu saja, pertemuan Trump dan Cook telah dilakukan sebanyak lima kali sejak Agustus tahun lalu. Pertemuan itu di tengah memanasnya perdagangan AS dengan China.

Baca Juga: Jangan Terlena, Perang Dagang AS-China Ancaman Nyata di Pasar Modal

Cook dan Trump bertemu terakhir pada bulan Juni 2019, selain pembicaraan yang diadakan pada April dan Maret tahun ini. Di antara lima pertemuan ini, Cook melibatkan dirinya dalam inisiatif Gedung Putih .

Di mana pada Februari 2019, Cook bergabung dengan Dewan Penasihat Kebijakan Tenaga Kerja Amerika Trump. Sedangkan pada November 2018, CEO Apple ini turut mempromosikan pendidikan sains, teknologi, teknik dan matematika dengan mengunjungi sekolah Idaho dengan Ivanka Trump.

Tim COok

Pertemuan Trump dan Cook pun ternyata tidak sia-sia. Trump mengatakan MacBook dan iPhone Apple akan diberi penangguhan sementara dari tarif 10% yang diperkenalkan pada beberapa produk yang diimpor dari China.

Pertanyaan itu pun membuat saham Apple masuk jalur hijau. Penangguhan tersebut bertepatan dengan rilis Apple soal kontribusi terhadap ekonomi AS. Dalam rilisnya, Apple mengatakan menghabiskan USD60 miliar dengan pemasok AS tahun lalu, mendukung 450.000 pekerjaan.

Pernyataan tersebut menjadi sebuah pengumuman yang mungkin telah memicu komentar Trump tentang perusahaan yang menghabiskan sejumlah besar uang di Amerika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini