nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Minta KAI Siapkan Pola Transportasi Tugu-Bandara YIA

Kuntadi, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 21:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 25 320 2096455 menhub-minta-kai-siapkan-pola-transportasi-tugu-bandara-yia-zJthADRdO0.jpg Menhub Budi Karya Sumadi saat cek lahan kereta Bandara YIA (Foto: Okezone.com/Kuntadi)

KULONPROGO – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meminta PT Kereta Api Indonesia untuk melakukan penataan jalur kereta agar terhubung ke bandara internasional Yogyakarta (Yogyakata Iternational Airport/YIA). Nantinya jalur kereta bandara akan mengaktifkan Stasiun Kedundang yang saat ini sudah tidak dioperasionalkan.

“Nanti aka nada jalur ke YIA, ada persimpangan disini,” jelas Menhub saat mengecek jalur kereta di Stasiun Kedundang, Kulonprogo, Minggu (25/8/2019).

 Baca juga: Akhir 2020, YIA Akan Terintegrasi dengan Kereta Bandara

Skenarionya, kata Menhub sampai dengan akhir 2020 menggunakan jalur yang sudah ada. Dari Yogyakarta sudah ada dua kereta api bandara yang akan berhenti di Stasiun Wojo dengan waktu tempuh 40 Menit. Selanjutnya dari Wojo ke Bandara ada sutle bus dengan waktu tempuh 10 menit.

 YIA

Kedepan dengan adanya jalur kereta ke bandara, aka nada kereta api yang bolak-balik dari Tugu ke YIA. Kereta api eksisting juga akan diintegrasikan agar moda kereta api lebih efektif.

Baca juga: Kunjungi YIA, Menhub Sebut Pembangunan Bandara Sudah 70%

“Selasa atau Rabu kita minta (KAI) segera dilaporkan rencananya,” jelasnya.

Bandara YIA, juga akan didorong untuk melayani penerbangan ke luar Jawa. Kementerian akan mendorong maskapai untuk segera memindah jalur dari Adisutjipto. Rencananya pada bulan Oktober nanti ada 66 penerbangan yang dipindah.

“Target kita tahun depan, saat lebaran sudah pindah di sini,” jelasnya.

Untuk jalur kereta api dari Kedundang–YIA, saat ini sedang proses pelelangan. Prinsip jalur ini menggunakan elevated dengan ketinggia tiga smapai enam meter. Sehingga jalur yang ada di bawahnya tetap bisa dipakai untuk kendaraan roda empat.

“Potensi bandara ini nantinya harus dibagi sama dengan Adisutjipto. Kalau sekarang di sana ada 6,5 juta penumpang besok haru sama-sama lima juta,” terangnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini