nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina Tak Impor Avtur dan Solar sejak Mei 2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 18:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 26 320 2096856 pertamina-tak-impor-avtur-dan-solar-sejak-mei-2019-ZnRH41V5X0.jpg Pertamina Tak Impor Avtur dan Solar sejak Mei 2019 (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatatkan peningkatan volume penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada semester I tahun 2019 mencapai sebesar 34,1 juta kiloliter (kl). Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 33,9 juta kl.

"Sementara itu untuk penjualan produk non-BBM juga mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sebesar 7,9 juta kl menjadi 8,3 juta kl. Bahkan sejak Mei 2019, avtur dan solar sudah tidak perlu diimpor karena telah dapat dipenuhi dari produksi kilang Pertamina," ujar Direktur Keuangan Pertamina Pahala N Mansury di Kantor Pertamina Jakarta, Senin (26/8/2019).

 Baca Juga: Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp9,4 Triliun pada Semester I-2019

Menurut dia, selain mencatatkan kinerja keuangan yang membaik, Pertamina juga meraih sejumlah pencapaian yang berarti selama pertengahan awal tahun ini, di antaranya, kemajuan positif dalam pembangunan RDMP dan GRR ataupun proyek infrastruktur migas lainnya.

"Masuknya Pertamina ke dalam daftar Fortune Global 500 yaitu pada peringkat 175 turut membuktikan pencapaian tinggi Pertamina saat ini," tutur dia.

 Baca Juga: Produksi Minyak di Lapangan Sukowati Tembus 10.000 Barel

Peringkat ini, lanjut dia lompat 78 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang ada di peringkat 253. Pencapaian lain yang patut dicatat adalah keberhasilan Pertamina dalam melaksanakan Program BBM Satu Harga di 154 titik, yang makin mendekati target yang ditetapkan Pemerintah, yaitu 160 titik hingga akhir 2019.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua stakeholder sehingga Pertamina dapat menjalani semester I 2019 dengan sejumlah pencapaian. Kami optimistis kinerja perusahaan akan terus positif hingga akhir tahun," ungkap dia.

Tren Menurunnya Harga Minyak Mentah Dunia & Penguatan Rupiah

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini