Menurut Bambang, hal tersebut sebenarnya merupakan hal biasa di negara-negara maju. Karena negara maju biasannya hampir seluruh mobil sudah berbasis listrik.
"Di luar negeri ada teknologi energi storage menjadi powerbank dibikin di kontainer, bisa menggunakan energi atorage, bisa dari PLN atau solar panel cycle bisa 15 tahun. Mobil perlu energi besar tenaganya cepet abis," jelasnya.

Sebagai informasi, Yang membuatnya lebih nyaman adalah suara mesin yang sama sekali tidak berbunyi. Bahkan ketika bis berangkat, tak ada getaran sedikit pun yang terasa oleh penumpang hanya ada bunyi suara AC saja yang terdengar.
Untuk spesifikasinya, bus dengan panjang 12 m meter ini dapat melaju hingga 70 km/jam. Totalnya sekali charge dengan maksimal daya 200 kwh, bus ini dapat berjalan sejauh 250 km.
(Feby Novalius)