Merasa Ditipu, Perusahaan Rusia Tuntut Boeing soal 737 Max

Rabu 28 Agustus 2019 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 28 320 2097692 merasa-ditipu-perusahaan-rusia-tuntut-boeing-soal-737-max-jJg2ts84L8.jpg Pesawat Boeing 737 Max 8 (Foto: Okezone/Reuters)

RUSIA - Sebuah perusahaan penyewaan pesawat Rusia yang telah memesan 35 pesawat Boeing 737 Max menggugat pabrik pembuat pesawat Amerika itu, menuduhnya telah menyembunyikan masalah yang ada di dalam pesawat yang telah dilarang terbang setelah dua kecelakaan fatal.

Mengutip VoA Indonesia, tim kuasa hukum perusahaan penyewaan pesawat Rusia yang berkantor di Miami, hari Selasa (27/8/2019) waktu setempat mengatakan gugatan hukum itu adalah yang pertama yang diajukan oleh pelanggan Max terhadap Boeing. Ditambahkannya, ia telah berbicara dengan beberapa perusahaan lain untuk menggabungkan kasus tersebut.

 Baca juga: Boeing Berpotensi Hentikan Produksi 737 Max

Boeing

Gugatan hukum oleh Avia Capital Services itu diajukan hari Senin (26/8) di pengadilan negara bagian Illinois, di mana Boeing berada. Gugatan itu mengklaim Boeing telah melakukan penipuan dan pelanggaran kontrak, melakukan kelalaian ketika merancang dan membangun pesawat itu, dan ketika meyakinkan Administrasi Penerbangan Federal FAA untuk menyetujuinya.

Juru bicara Boeing menolak mengomentari gugatan itu, dengan alasan masih ada isu litigasi yang tertunda.

 Baca juga: Boeing Rugi Rp41 Triliun di Kuartal II-2019 Imbas 737 Max Disetop

Hampir 400 pesawat jenis Max yang diterbangkan maskapai-maskapai penerbangan di seluruh dunia telah dilarang terbang sejak Maret lalu, pasca dua kecelakaan di Ethiopia dan Indonesia dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, yang secara keseluruhan menewaskan 346 orang.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini