Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani dan Hary Tanoe Bahas Ekonomi: Sinergikan SDM, Infrastruktur hingga Digital

Sri Mulyani dan Hary Tanoe Bahas Ekonomi: Sinergikan SDM, Infrastruktur hingga Digital
Sri Mulyani dan Hary Tanoesoedibjo di Management Forum (Foto: Dokumentasi MNC Media)
A
A
A

Pada kesempatan tersebut, Hary mengungkapkan dukungan MNC Group terhadap pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Salah satunya dengan ikut ambil bagian meningkatkan pariwisata. Seperti diketahui, MNC Group tengah menggarap proyek properti di Tabanan, Bali dan Lido, Jawa Barat.

Pembangunan resort mewah dan terintegrasi dengan melibatkan Trump Organization itu dipastikan bakal mendatangkan lebih banyak turis mancanegara. "MNC Group ikut mendorong peningkatan pariwisata Indonesia dan menciptakan lapangan kerja. Lido saja bisa menyerap tenaga kerja minimal 30 ribu orang. Jadi, begitu banyak masyarakat yang tertolong, karena pekerja punya keluarga," tuturnya.

Pada Manager Forum MNC Group tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan proyeksi ekonomi dalam 5 tahun ke depan dan langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi kondisi perekonomian global yang tidak menentu. Dia optimistis Indonesia masih bisa bertahan dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

"Meski kinerja investasi kita mengalami tekanan, PMDN [penanaman modal dalam negeri] kita masih relatif kuat. Kita lebih terserang dari segi eksternal, yaitu CAD [current account deficit] dan capital flow," ucap perempuan berkacamata itu.

Pemerintah, kata Sri, memberikan insentif fiskal supaya investasi tetap berjalan. "Kita harus catat, meskipun sektor jasa kita meningkat, tetapi sektor manufaktur kita menurun. Kedua hal ini harus imbang supaya neraca terjaga," tuturnya.

Dia menambahkan meski ekonomi Indonesia masih bertahan kuat, bukan berarti ada imunitas terhadap lingkungan eksternal yang negatif. "Pertumbuhan kredit kita relatif kuat. Kita harus jaga momentum ini supaya tidak melemah. Indikator sosial ekonomi juga terus membaik, terutama dengan menurunnya angka pengangguran dan angka kesenjangan," tambah Sri.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement