JAKARTA - Sebuah video pendiri Big Blue Taxi Services Datuk beredar luas alias viral. Dia mengecam masuknya Gojek ke Negeri Jiran tersebut. Sangking geramnya, layanan Gojek dituding untuk negara miskin.
Terkait hal itu, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani heran dengan pernyataan pendiri taksi Malaysia tersebut.
Baca juga: Gojek Dilarang Mengaspal di Malaysia, Kemenhub: Pemerintahnya Bilang Boleh
"Kenapa dia (Datuk Shamsubahrin Ismail) bisa bicara seperti itu, padahal kan kita nggak ada untuk mendiskreditkan satu dengan yang lain," kata dia di Gedung Kemenhub Jakarta, Kamis (29/8/2019).