JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melakukan kegiatan susur Tol Trans Sumatera. Dia mengatakan, bahwa pembangunan jalan Tol Trans Sumatera memerlukan perlakuan khusus mengingat area yang dilintasi merupakan vegetasi rawa.
Baca Juga: Dicek Menteri BUMN, Tol Pematang Panggang-Kayu Agung Siap Dioperasikan
“Saya terus ikuti proses pembangunan tol Trans Sumatera ini dari awal, saya tahu kendala-kendala yang dihadapi, arealnya rawa-rawa sehingga memakan waktu dalam pengerjaannya," ungkap Rini Soemarno, dalam keterangan Waskita Karya, Jumat (30/8/2019).
Saat ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk( WSKT) sebagai kontraktor terus berupaya menyelesaikan pembangunan ruas-ruas Tol Trans Sumatera. Di mana ruas yang dikerjakan oleh Waskita adalah ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang dan Pematang Panggang – Kayu Agung.

Jalan tol sepanjang 185 km ini direncanakan beroperasi pada akhir bulan September 2019, sementara progres pengerjaan hingga saat ini telah mencapai 98%. Selain itu, Waskita juga mengerjakan ruas Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 km.
Baca Juga: Ada Tol Trans Sumatera, Bakauheuni-Palembang Kini Hanya 6 Jam
Dalam pengerjaannya dibagi menjadi 2 tahap, tahap I sepanjang 42,5 km dan tahap II sepanjang 69,19 km. Total progress pengerjaan tahap I telah mencapai 80%, sedangkan progres pengerjaan tahap II masih sebesar 8%.