nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Papua Rusuh, Bagaimana Dampaknya ke Pertumbuhan Ekonomi?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 September 2019 13:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 02 320 2099554 papua-rusuh-bagaimana-dampaknya-ke-pertumbuhan-ekonomi-x8R6mUZcgt.jpg Papua Rusuh, Apa Dampaknya ke Pertumbuhan Ekonomi? (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memastikan kondisi kantor dan para pegawainya di Papua saat ini aman. Asal tahu saja, dalam beberapa hari belakangan ini, wilayah Papua masih terus memanas imbas peristiwa penyerangan asrama mahasiswa Papua di Jawa Timur.

 Baca Juga: 4 Warga Australia Dideportasi Diduga karena Ikut Demo di Papua

Menurut Kecuk sapaan akrabnya, memang wilayah kantor BPS di Papua tidak terkena dampak dari kerusuhan. Namun untuk wilayah sekitar kantor dari BPS dampaknya cukup parah karena banya kaca gedung yang pecah serta mobil-mobil yang rusak.

“Alhamdulillah BPS oke. Posisi kantor BPS itu sebelahnya kantor KPU, kantor KPU habis (rusak). Kerusakannya ada kaca yang pecah dan mobil yang rusak,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/9/2019).

 Baca Juga: Polri Petakan Pihak Asing Diduga Provokator Kerusuhan di Papua

Menurut Kecuk, akibat kerusuhan ini dirinya meminta kepada para pegawai BPS yang ada di Papua untuk selalu waspada. Oleh karena itu dirinya memperbolehkan kepada para pegawai untuk bekerja di rumah.

“Memang saya bilang kepada teman-teman untuk selalu waspada,” ucapnya.

 Papua

Mengenai dampak ekonominya, Kecuk mengaku belum bisa menyebutkan secara pasti. Karena menurutnya, dampak ekonomi baru akan terlihat dalam rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 pada September 2019.

Namun dirinya berharap kerusuhan ini tidak berdampak besar terhadap ekonomi Papua. Sebab jika berkaca pada kuartal II-2029, ekonomi Papua masih dibayangi dengan belum maksimalnya kinerja di sektor pertambangan.

“Dampaknya belum bisa lihat. Kita lihat Pertumbuhan ekonomi Papua di triwulan II pertumbuhannya negatif 23% lebih karena disebabkan sektor pertambangan. Jadi kita berharap dampak kerusuhan tidak terlalu signifikan,” katanya.

 Papua

Kecuk juga berharap agar kerusuhan di Papua bisa segera diselesaikan, sehingga dampaknya kepada perekonomian Papua tidak terlalu signfikan.

“Kita berharap meningkatkan rasa toleransi,” ucapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini