nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Pantau Perang Dagang, Saham-Saham di Wall Street Berguguran

Rabu 04 September 2019 08:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 04 278 2100404 investor-pantau-perang-dagang-saham-saham-di-wall-street-berguguran-5tY4eHDQtK.JPG Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor memantau perkembangan terbaru hubungan perdagangan Amerika Serikat dan China serta data terbaru ekonomi utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 285,26 poin atau 1,08 persen, menjadi ditutup di 26.118,02 poin. Indeks S&P 500 berkurang 20,19 poin atau 0,69 persen, menjadi berakhir di 2.906,27 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melemah 88,72 poin atau 1,11 persen, menjadi 7.874,16 poin.

 Baca juga: Wall Street Tertekan Memanasnya Perang Dagang AS-China

Selasa (3/9/2019) menandai hari perdagangan pertama setelah putaran terakhir kenaikan tarif antara Amerika Serikat dan China mulai berlaku pada 1 September.

 Wall Street

China pada Senin (2/9/2019) mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan kasus di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap Amerika Serikat setelah penerapan tarif tambahan 15 persen yang dikenakan pada impor barang-barang dari China senilai USD300 miliar pada 1 September.

 Baca juga: Wall Street Libur, Bursa Berjangka AS Malah Merosot

Mengutip antaranews, tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat sangat melanggar konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara di Osaka, Jepang, sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan mengatakan, menambahkan bahwa China sangat tidak puas dan dengan tegas menentang tarif.

Di bidang data ekonomi, ukuran manufaktur AS dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan sektor ini mengalami kontraksi pada Agustus.

 Baca juga: Investor Pantau Data Ekonomi AS, Wall Street Bervariasi

Indeks Pembelian Manajer (PMI) manufaktur AS tercatat 49,1 persen pada Agustus, turun 2,1 poin persentase dari angka Juli, menurut Laporan tentang Bisnis Manufaktur ISM yang dirilis pada Selasa (3/9/2019).

Ketua Komite Survei Bisnis Manufaktur ISM Timothy Fiore mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komentar dari panel tersebut mencerminkan penurunan kepercayaan bisnis yang nyata. Agustus melihat akhir dari ekspansi PMI yang membentang 35 bulan, dengan ekspansi melemah selama empat bulan terakhir. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

(rzy)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini