nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Sudah Terima Laporan 3 Penantang Gojek dan Grab di Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 05 September 2019 08:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 05 320 2100862 kemenhub-sudah-terima-laporan-3-penantang-gojek-dan-grab-di-indonesia-UoaJY5HDqn.jpg Taksi online (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengaku sudah mendapatkan laporan dari tiga aplikasi transportasi umum berbasis online yang akan menjadi pesaing Gojek dan Grab. Ketiga aplikasi itu adalah Cyberjek, Maxim dan juga Bitcar.

Cyberjek sendiri merupakan aplikasi lokal asal Indonesia. Sedangkan dua perusahaan lainya berasal dari luar negeri.

 Baca juga; Tarif Baru Ojol, Kemenhub Bikin Survei Driver hingga Respons Masyarakat

Untuk aplikasi Bitcar adalah aplikasi transportasi online asal negeri Jiran Malaysia. Sementara Maxim merupukan aplikasi online yang berasal dari Rusia.

 Transportasi Online

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi mengatakan saat ini proses perizinan sedang di urus oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Jika nantinya sudah dikeluarkan izinnya maka aplikator ini sudah boleh beroperasi secara resmi di Indonesia.

 Baca juga: Berlaku di Seluruh Indonesia Hari Ini, Intip Tarif Ojol Terbaru

Namun sejauh ini baru ada dua aplikasi yang terdaftar di Kominfo. Pertama adalah Gojek yang merupakana aplikasi anak bangsa asal Indonesia dan satu lagi adalah aplikasi asal Malaysia Grab.

“Ternyata waktu Kominfo apa yang dimaksud Bitcar Maxim, Cyberjek belum berproses izinnya. Mungkin sekarang udah berproses ya,” ujarnya kepada Okezone, Kamis (5/9/2019)

 Baca juga: Urai Kemacetan, Kemenhub Minta Lahan DPR Jadi Shelter Ojek Online

Menurut Budi, memang baru tiga aplikasi ini yang sudah menyatakan ketertarikannya dan serius untuk bisa mengaspal. Selain tiga aplikasi itu, sebenarnya masih banyak lagi aplikasi transportasi online yang sudah ada di Indonesia namun belum memiliki izin dari pemerintah

“Kalo saya kan bukan izin ya lebih ke melaporkan lah ya. Kalo izinkan ke Kominfo,” ucapnya.

Dari tiga aplikasi itu, baru Cyberjek saja yang sudah bertemu langsung dengan Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi. Sedangkan dua aplikasi lainnya yakni Maxim dan juga Bitcar baru melaporkan kepada dirinya dan belum sempat bertemu dengan Menteri Perhubungan

“Mereka sudah (melaporkan) yang cyberjek sudah ketemu dengan pak Menteri (Budi Karya) karena itu dari Indonesia juga , Bitcar sudah lapor juga ke kita tapi belum ke pak Menteri kemudian Maxim saya udah ketemu juga tapi belum ketemu dengan pak Menteri,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini