JAKARTA - Uni Eropa (UE) memastikan pemberlakukan tarif terhadap biodiesel Indonesia sebesar 8-18% itu bersifat sementara. Hal itu diungkapkan, Konselor Bagian Ekonomi dan Perdagangan UE Levente Albert di Jakarta.
"Jadi. diberlakukannya tarif tersebut bukanlah keputusan final. Pada akhir Desember mendatang, UE akan menggelar pertemuan dengan pemerintah Indonesia di Brussel, Belgia," ujar dia, Kamis (5/9/2019).
Baca juga: Uni Eropa Sebut Sawit Punya Kandungan Minyak Nabati Lebih Baik dari yang Lain
Menurut dia, pertemuan itu untuk memberi kesempatan bagi pemerintah Indonesia menyampaikan keberatannya.