nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penting! Perhatikan Hal Ini Sebelum Investasi Emas

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 06:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 05 320 2101207 penting-perhatikan-hal-ini-sebelum-investasi-emas-8xvP0Bcp3N.jpeg Perhatikan Hal Ini Sebelum Investasi Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Emas sangat menggiurkan saat ini karena harganya yang terus merangkak naik. Semua kalangan kini tertarik untuk menjadikan emas sebagai salah satu pilihan investasinya, tak terkecuali para milenial.

Harga emas Antam kini mencapai angka tertinggi di Rp775.000 per gram, mengalami kenaikan bertahap dari awal tahun yang sebesar Rp665.000 per gram.

Baca Juga: Investasi dari Uang Tip dan Jadi Kaya, Caranya?

Meski saat ini menggiurkan untuk berinvestasi di emas, namun ada yang perlu di perhatikan. Bahwa investasi emas bersifat jangka panjang untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad menyatakan, investasi emas tidak bisa dalam jangka waktu yang pendek. Selain keuntungan yang didapatkan jadi tak maksimal, bahkan malah bisa membuat kerugian.

Antam

Dia menjelaskan, dalam investasi emas ada harga jual dan harga beli yang selisihnya berkisar 10%-15% dari harga dasar. Hal ini perlu diperhitungkan untuk memastikan keuntungan yang bisa didapatkan.

Baca Juga: Bingung Beli Rumah atau Sewa? 5 Hal Ini Bantu Temukan Jawaban

Artinya, jika membeli emas dengan harga dasar di hari itu Rp700.000, dan dalam dua minggu selanjutnya harga dasar emas naik menjadi Rp750.000, maka ketika menjualnya akan dikenakan selisih 10%-15%.

Dengan asumsi selisihnya 10% dari harga dasar atau berarti setara Rp75.000, maka saat menjual emas tersebut nominal uang yang didapatkan menjadi Rp675.000, malah berkurang dari nilai investasi awal yang sebesar Rp700.000.

"Jadi ini investasi jangka panjang. Enggak bisa satu atau dua bulan, mininal satu atau dua tahun. Harganya memang mengikuti inflasi, tapi kan inflasi itu lambat kenaikkannya," ujarnya kepada Okezone.

Dia menjelaskan, saat ini harga emas mengalami kenaikan karena adanya perang dagang antara China dan Amerika Serikat yang membuat perekonomian kedua negara itu melemah. Investor mencari instrumen investasi yang aman (safe haven), salah satunya emas.

Ilustrasi emas

Hal ini yang membuat harga emas sangat berkilau di sepanjang tahun 2019. Sehingga sangat menarik untuk memiliki investasi emas ketika harganya terus menunjukkan kenaikan.

Teja menyatakan, investor perlu memperhatikan kemungkinan kedepan kenaikan harga emas tidak secepat dan sebesar saat ini. Meski diperkirakan perang dagang AS dna China masih akan terus berlanjut.

"Enaknya kalau sudah beli dari tahun lalu, keuntungannya jadi besar saat ini. Tapi kalau mau investasi di saat harga tinggi seperti ini, bisa saja. Tapi perhitungkan potensi keuntungan kedepannya. Ini investasi yang memang jangka panjang," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini