Namun, lanjut Ma, tanpa hari-hari tersebut, Alibaba tidak akan pernah seperti sekarang. Apalagi dirinya mengingat saat pertama kali menduduki apartemen ini.
"Kami membawa semua barang bawaan di sini dan saya katakan kepada semua orang: ini adalah tempat kami akan bekerja selama satu tahun mungkin, kami akan makan di sini. Kami akan tidur di sini. Kami akan bekerja hari dan malam di sini, dan kita mungkin akan mencapai sesuatu atau mungkin, kita harus pergi mencari pekerjaan bersama," ujarnya.
Baca juga: Ini Cara Alibaba Cloud Berdayakan Pebisnis Tumbuh di Asia Pasifik
Mendekam di sana, lanjutnya, bertujuan untuk menjadi situs web yang masuk 10 besar dunia. Padahal saat itu, Alibaba seperti urutan jutaan bahkan seperti tidak ada.

Namun, lanjut Ma, dirinya tetap berfikir bahwa Alibaba menjadi layanan yang harus membantu jutaan usaha kecil, kaum muda, memberdayakan mereka, memungkinkan mereka untuk mewujudkan impian mereka.
Baca juga: Pensiun dari Alibaba, Jack Ma Kembali Mengajar
"Di ruangan ini, kita tidak akan rugi. Suatu malam saya menempatkan 18 orang di sini, bersama-sama karena kami memiliki banyak perkelahian internal. Aku bilang kalian ingat sekarang, kita beruntung kita berada di sebuah ruangan kecil, aku percaya 10, 13 tahun kemudian, kamu bahkan tidak dapat menemukan satu sama lain, kamu mungkin bekerja di Beijing, kamu mungkin bekerja di Shanghai, seseorang bekerja di Amerika Serikat. Jadi kita harus menghormati sekarang, menghargai hari-hari kita bersama. Kita punya Alibaba di sini," ujarnya.