nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekspor Produk Kayu Turun Imbas Perang Dagang, Darmin: Kita Belum Manfaatkan Pasar AS yang Besar

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 10 September 2019 20:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 10 320 2103173 ekspor-produk-kayu-turun-imbas-perang-dagang-darmin-kita-belum-manfaatkan-pasar-as-yang-besar-JvHsh52MUL.jpg Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah sedang gencar untuk meningkatkan dan mempercepat ekspor kayu hingga mebel. Di mana, potensi industri kayu sangatlah besar di Indonesia.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, perkembangan ekspor kayu dan produk kayu sangat cepat. Apalagi, produk kayu dalam 5 tahun terakhir tumbuh sekira 32%.

 Baca juga: Upaya Jadikan RI Leader Industri Mebel di ASEAN

Di berbagai jenis produk kayu, Mebel dan furnitur dalam 2 tahun terakhir ekspornya mengalami perlambatan. Menurutnya, ini merupakan imbas dari perang dagang China dan Amerika Serikat.

"Eksportir furnitur terbesar ke AS, adalah China dan importir terbesar China. Itu kebetulan impor AS mebel setahun kira2 USD96 miliar. Nah, tetapi kan dalam hubungan perang dagang antara AS dan Cina, AS kenakan bea masuk 25 persen terhadap mebel dari China," ujarnya usai ratas, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

 Baca juga: Kayu Jati Platinum Andalan Baru Ekspor Furnitur Indonesia

Melihat dari tarif mebel dikenakan dari China, Darmin mempertanyakan malah ekspor mebel Indonesia juga ikut turun. Padahal, Indonesia bisa memanfaatkan pasar AS yang besar.

"Artinya, kita belum bisa memanfaatkan pasar AS yang besar. Kita enggak kena perang dagang," ujar Darmin.

(rzy)

Berita Terkait

Industri Mebel

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini