5. Tidak membeli barang-barang mewah dari merek ternama
Mereka yang pandai mengelola uang kurang tertarik dengan merek atau label suatu barang. Karena pada dasarnya memamerkan kekayaan bukan lagi cara untuk menandakan memiliki kekayaan. Seperti di Amerika Serikat, 1% orang dengan kekayaan teratas telah menghabiskan lebih sedikit uang untuk membeli barang-barang mahal sejak tahun 2007.
Baca Juga: 5 Tips Atur Uang untuk Mahasiswa yang Ngekos di Jakarta
Alih-alih membeli barang-barang bermerek, banyak orang kaya hari ini memilih untuk menghabiskan uangnya untuk kebutuhan pribadi, seperti rutinitas kesehatan dan kebugaran yang eksklusif. Serta berinvestasi dalam pendidikan daripada membeli barang-barang desainer.
6. Tidak melihat kuantitas tapi kualitas saat membeli barang
Para pihak yang mampu mengelola uang tidak mengisi lemari mereka dengan pakaian mode terbaru atau membeli banyak barang murah yang mudah rusak. Sebaliknya, mereka lebih suka menggunakan uang untuk membeli barang yang bisa bertahan lama.
"Mereka lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas. Saya pikir orang-orang yang pandai mengatur uang sering tidak takut menentang arus dan secara aktif melepaskan diri dari sifat konsumerisme," ujar Khalfani-Cox.

7. Tidak merencanakan pernikahan mewah yang mahal
Siapa pun yang pernah atau sedang merencanakan pernikahan, tahu betapa mahalnya biaya yang perlu dikeluarkan. Tetapi mereka yang pandai mengatur uang tidak berencana untuk menghabiskan banyak dana untuk upacara pernikahan mereka.
Seperti yang dilakukan Nathan Clarke dari The Millionaire Dojo yang mampu menabung dan berinvestasi hingga lebih USD100 ribu di usianya ke-25 tahun. Bagi dia dan istrinya, salah satu hal yang membantu mencapai USD100 dalam bentuk tabungan adalah pernikahan yang murah.
Baca Juga: Mungkin Enggak Sih Ambil Cicilan Rumah dan Mobil Sekaligus?
Mereka hanya menghabiskan USD10.000 pada hari pernikahan, dan memilih menabung daripada menghabiskan dana untuk pernikahan.
"Saya tidak mengerti mengapa orang berpikir mereka harus menghabiskan USD50 ribu untuk pernikahan. Saya lebih suka berkeliling dunia selama setahun dengan USD50 ribu daripada menghabiskannya untuk satu hari," kata Clarke.
(Rani Hardjanti)