Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Ciri si Pintar Mengelola Uang, Kamu Nomor Berapa?

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 13 September 2019 |18:19 WIB
7 Ciri si Pintar Mengelola Uang, Kamu Nomor Berapa?
Ilustrasi Mengelola Keuangan dengan Baik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

3. Tidak akan membeli rumah yang tidak mampu dibeli

Mereka yang pandai mengatur keuangan tidak akan menghabiskan dananya lebih dari kemampuan untuk sebuah rumah. Mereka tahu, bahwa real estat terbaik untuk dimiliki adalah yang mampu mereka beli.

Seperti yang dilakukan Kontributor Business Insider Holly Johnson, dia menabung secara agresif untuk membeli sebuah rumah. Ketika memilih pensiun dini, dia bersama suaminya membeli rumah yang lebih kecil dari kemampuan keuangannya hasil menabung. Mereka kini hidup bebas tanpa tanggungan membayar cicilan.

Jadi alih-alih membeli rumah besar dan mahal, mereka memilih untuk menghabiskan dananya dengan menikmati berbagai pengalaman. "Jika membeli rumah yang lebih besar, kami akan memiliki uang lebih sedikit untuk ditabung dan diinvestasikan setiap bulan menuju pensiun dini. Kami juga harus secara drastis mengekang anggaran perjalanan tahunan kami,” ujar Johnson.

Ilustrasi membeli rumah sesuai dengan kemampuan keuangan (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

4. Tidak membeli barang dengan kartu kredit melampaui batas kemampuan

Menggunakan kartu kredit tentu harus memperhatikan kesanggupan untuk membayar tagihan tersebut saat jatuh tempo. Hal itu menjadi pembelajaran bagi Penulis Business Insider Elizabeth Aldrich.

Lantaran, dia memiliki pengalaman di usia 20 tahun pernah terlilit utang kartu kredit sebesar USD20.000, dengan tagihan bunga utang yang terus naik. Dia pun segera melunasinya dalam waktu tiga tahun, dan membuat pos keuangan untuk dana darurat dalam enam bulan kemudian.

Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Keuangan Tetap Stabil

Saat mengingat kembali kesalahan dalam pengelolaan keuangan terdahulu, Elizabeth menyatakan, kartu kredit sebagai salah satu permasalahan yang besar. Kini, dia tidak akan pernah menghabiskan uang hanya untuk membayar bunga utang kartu kredit.

"Setiap bulan saya menumpuk utang di kartu kredit saya, namun tidak mengikuti kemampuan membayar pada akhir bulan. Saya tidak ingin lagi menghabiskan ribuan dolar untuk bunga kartu kredit seperti di usia 20-an," ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement