nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buruknya Kendaraan Pribadi di Mata JK, Sebabkan Polusi hingga Utang RI Membengkak

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 16:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 13 320 2104497 buruknya-kendaraan-pribadi-di-mata-jk-sebabkan-polusi-hingga-utang-ri-membengkak-LS3VS8CoXH.jpg Jusuf Kalla (Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) buka suara terkait polusi udara yang terjadi di kota-kota besar. Salah satunya polusi di Jakarta yang disebut sebut paling parah di dunia.

Menurut JK, alasan mengapa polusi karena banyak masyarakat yang masih menggunakan kendaraan pribadi. Bahkan, jumlah penggunaan kendaraan pribadi justru bertambah bukannya berkurang.

 Baca juga: Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Paling Rendah di Negara G20

"Orang berbicara kemacetan pasti asalnya dari kendaraan yang banyak," ujarnya saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

 Kemacetan

Tak hanya bagi udara, dampak negatif dari kendaraan pribadi juga membuat neraca perdagangan mengalami defisit. Karena semakin banyak kendaraan pribadi membuat impor minyak juga melonjak yang juga imbasnya membuat pemerintah perlu berutang.

 Baca juga: Sri Mulyani Berharap Kepemilikan Utang Asing di Indonesia Bisa 20%

"Defisit perdagangan kita itu terbesar disebabkan karena kebutuhan BBM. Sedangkan 70% BBM itu untuk transportasi. Jadi apabila tidak dikelola, kemacetan banyak, orang semuanya naik mobil pribadi, terpaksa kita impor minyak, BBM lebih banyak lagi, akibatnya kita defisit terus lagi, ngutang lagi kita," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut JK, dirinya berharap agar sistem transportasi di Indonesia bisa diperbaiki. Sehingga masalah polusi udara hingga defisit neraca perdagangan bisa teratasi.

"Juga masyarakat mengeluh kepada polusi. Di Sumatera tentu polusi karena kebakaran hutan. Tapi kalau di kota-kota seperti Jakarta, Surabaya, polusi karena membakar BBM. Begitu banyak kendaraan menyebabkan polusi seperti Jakarta," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini