nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Resesi Ekonomi dan Kemunculan Satria Piningit, Ini Fakta Menariknya

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Senin 16 September 2019 07:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 15 20 2105082 resesi-ekonomi-dan-kemunculan-satria-piningit-ini-fakta-menariknya-ghvkRwkSsN.jpg Resesi Ekonomi dan Kemunculan Satria Piningit (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perekonomian global yang masih di ambang pilu berdampak pada perekonomian Indonesia yang disebut-sebut terancam resesi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia harus mengambil langkah dalam memanfaatkan resesi ekonomi global ini agar nantinya menjadi negara yang maju dan stabil.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak khawatir terkait ancaman resesi terhadap ekonomi global. Karena terpenting bagaimana pemerintah bisa menjaga dengan baik fundamental ekonomi.

 Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Jangan Harap Satria Piningit Selamatkan Ekonomi RI, Ini Kata Ekonom

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso juga mengaku bahwa fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat untuk menghadapi dampak resesi ekonomi global terhadap ekonomi nasional.

Okezone merangkum fakta-fakta Menarik soal ancaman resesi ekonomi dunia hingga Satria Piningit, Jakarta, Senin (16/9/2019):

1. Ekonomi Global Diambang Resesi, Sri Mulyani: Tak Perlu Khawatir

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak khawatir terkait ancaman resesi terhadap ekonomi global. Karena terpenting bagaimana pemerintah bisa menjaga dengan baik fundamental ekonomi.Namun bukan berarti pemerintah akan mengabaikan kondisi global. Pemerintah justru juga akan mewaspadai perkembangan ekonomi global yang dapat mempengaruhi ekonomi nasional.

"Agar makro policy kita sound dan timely appropriate. Tekanan ketidakpastian global harus terus diwaspadai meski tak perlu khawatir," ujarnya saat ditemui di Djakarta Theater.

 Baca Juga: Sri Mulyani: Jangan Harap Ada Satria Piningit yang Siap Selesaikan Permasalahan Ekonomi

Menurut wanita yang kerap disapa Ani, sejak krisis ekonomi global pada 2008-2009 lalu ekonomi dunia belum sepenuhnya sehat. Hal ini dibuktikan dengan masih belum stabilnya ekonomi dari negara-negara di dunia bahkan ada yang sampai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit lagi.

 

2. Menko Darmin Sebut Banyak Negara Alami Resesi Ekonomi

 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memaparkan kondisi perekonomian dunia terkini. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Menurut Darmin, saat ini kondisi perekonomian dunia masih belum stabil. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya negara negara maju di dunia yang dihantui dengan resesi.

“Banyak (negara-negara) dunia yang akan resesi,” ujarnya saat di Ruang Rapat Banggar, Jakarta.

 Sri Mulyani

3. Bos OJK Menilai Permodalan Indonesia Masih Kuat

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyatakan, fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat untuk menghadapi dampak resesi ekonomi global terhadap ekonomi nasional. Menurutnya, hal itu ditandai dengan kondisi sistem keuangan Indonesia yang dinilai cukup kuat.

"Permodalan kita cukup kuat, likuiditas sudah semakin likuid, inflow dari asing sudah masuk lagi, cadangan devisa juga sudah naik lagi menjadi USD26 miliar. Itu kan suatu tanda yang sudah lebih baik," ujar Wimboh ditemui di Kantor Presiden, Jakarta.

 Sri Mulyani

4. Presiden Sebut Ekonomi Dunia Sedang Tak Ramah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia perlu memberikan inovasi dan terobosan baru agar bisa menghadapi resesi ekonomi global. Maka itu peran insyiur sangat dibutuhkan dalam membangun ekonomi Indonesia.

"Jadi, ekonomi dunia sedang tidak ramah beberapa negara mengalami kemunduran bahkan negara sudah mengalami resesi ekonomi," ujar dia dalam acara ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di JIEXPO Kemayoran Jakarta

 

5. Sri Mulyani Sebut Jangan Harap Satria Piningit Selamatkan Ekonomi RI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut dalam memperbaiki perekonomian negara tidak lah mudah. Apalagi pasca krisis ekonomi yang terjadi yang melanda global dan juga dunia.

Karena menurutnya, tidak akan ada Satria Piningit yang bisa menyembuhkan ekonomi dalam waktu sekejap. Karena cerita tentang Satria Piningit hanya ada di negeri dongeng saja.

“Jangan berharap ada Satria Piningit yang bisa menyelsaikan seluruh permasalahan (ekonomi). Jangan harap ada Satria Piningit, itu cuma ada di Disneyland,” ujarnya saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta.

 

6. Ini Kata Ekonom Terkait Resesi Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut dalam memperbaiki perekonomian negara tidak lah mudah. Apalagi pasca krisis ekonomi yang terjadi yang melanda global dan juga dunia.

Terkait hal itu, Politikus senior Partai Gerindra Permadi mengatakan bahwa, dirinya tidak mengerti apa yang ada dipikirkan Sri Mulyani. Pasalnya pemerintah sebelumnya selalu bilang pertumbuhan perkenomian di Indonesia sangat mudah diselesaikan.

"Tapi nyatanya perekonomian kita sangat sulit untuk tumbuh dan menuju kebangkrutan," ujar dia kepada Okezone.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini