Bertemu Pengusaha Tekstil, Presiden Jokowi Ingin Cari Peluang di Tengah Perang Dagang

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 16 September 2019 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 16 320 2105462 bertemu-pengusaha-tekstil-presiden-jokowi-ingin-cari-peluang-di-tengah-perang-dagang-xtdyhwGA0u.jpg Jokowi (Okezone)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pengusaha tekstil untuk menghadapi perang dagang yang sedang terjadi. Pasalnya, secara global industri tekstil bergerak stagnan.

“Kita tahu gejolak ekonomi dunia seperti perang dagang antara Tiongkok dan AS bisa menjadi tantangan tapi sekaligus bisa menjadi peluang kita untuk meningkatkan ekspor terutama produk tekstil, serat sintesis, dan benang filamen,” ujarnya, Jakarta, Senin (16/9/2019).

 Baca juga: Ekspor Industri Tekstil Meningkat Tiga Kali Lipat pada 2030

Apalagi, lanjut Jokowi, industri tekstil dan pakaian menjadi industri dengan pertumbuhan tertinggi di kuartal II-2019 yakni sekira 20,71%. Nilai tersebut masuk 5 besar dalam kontribusi terhadap PDB.

 Jokowi

“Ini adalah pertumbuhan yang sangat tinggi dan masuk 5 besar dengan industri kontribusi tertinggi terhadap PDB di triwulan kedua 2019 yaitu 1,30%,” ujarnya.

 Baca juga: Indonesia Perluas Pasar Ekspor Tekstil ke Amerika dan Eropa

Sayangnya, lanjut Jokowi, pertumbuhan pasar tekstil Indonesia di global cenderung stagnan yaitu di sekitar 1,6%. Besaran tersebut tertinggal jauh bila dibandingkan dengan China 31,8% serta pesaing utama Indonesia yakni Bangladesh di 4,72%.

Dirinya menambahkan, ekspor tekstil dan produk tekstil di kuartal II-2019 juga turun 0,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2018. Untuk ekspor sendiri, Jokowi mengatakan, adanya beberapa faktor penyebabnya

 Baca juga: Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Tumbuh 3,6%

“Untuk ekspor tekstil dan produk tekstil yang ini disebabkan oleh tingginya biaya produksi lokal dan fasilitas dan kebijakan dagang yang berpihak pada impor dan kurangnya perencanaan jangka panjang, yang berdampak pada minimnya investasi,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, dirinya mengajak para pengusaha baik dari API maupun APSyFI mengenai apa yang bisa diperbaiki bersama. Serta dapat menggenjot industri tekstil di tingkat global.

“Saya ingin tahu betul apa yang diinginkan oleh pelaku usaha 3 pokok saja tapi kita rumuskan kita putuskan, kemudian pemerintah akan lakukan kebijakannya. Sehingga betul-betul bermanfaat bagi pengusaha semuanya,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini