JAKARTA - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) mengangkat Verdi Budidarmo sebagai Direktur Utama yang baru, dari sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi & Supply Chain.
Hal itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung hari ini. Rapat ini sendiri diagendakan berdasarkan permintaan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melalui Surat Menteri BUMN Nomor S-786/MBU/S/07/2019 pada tanggal 29 Juli 2019.
Adapun pengangkatan Verdi menggantikan posisi Honesti Basyir yang diberhentikan. Selain itu, IGN Suharta Wijaya juga diberhentikan dari jabatan Direktur Keuangan.
Baca Juga: Caplok 2 Rumah Sakit, Kimia Farma Rogoh Rp1 Triliun
Melansir keterangan pers Kimia Farma, Rabu (18/9/2019), dalam RUSPLB juga menyetujui Penambahan Modal Perseroan Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Pengurus Perseroan.
Dengan disetujuinya Penambahan Modal Perseroan Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu maka Kimia Farma akan mengeluarkan saham baru dari Perseroan. Hal tersebut diambil dalam rangka penambahan modal Perseroan. Selain itu, juga disetujui untuk Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
Dengan demikian susunan Direksi dan Komisaris Kimia Farma usai RUPSLB, sebagai berikut:
Susunan Direksi
Direktur Utama: Verdi Budidarmo
Direktur Keuangan: Pardiman
Direktur Pengembangan Bisnis: Imam Fathorrahman
Direktur Produksi dan Supply Chain: Andi Prazos
Direktur Umum dan Human Capital: Dharma Syahputra
Susunan Komisaris
Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo
Komisaris Independen: Wahono Sumaryono
Komisaris Independen: Nurrachman
Komisaris: Subandi Sardjoko
Komisaris:Chrisma Aryani Albandjar
Baca Juga: Kimia Farma Akan Akuisisi Perusahaan Farmasi Vietnam
(Rani Hardjanti)