Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Keuntungan Negara dari Kebijakan Cukai yang Konsisten

Delia Citra , Jurnalis-Kamis, 19 September 2019 |11:03 WIB
3 Keuntungan Negara dari Kebijakan Cukai yang Konsisten
3 Keuntungan dari Cukai yang Konsisten (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah diminta lebih konsisten dalam mengambil kebijakan cukai. Jika tidak, maka akan terjadi gejolak di industri contohnya keputusan tarif cukai yang naik signifikan. Tercatat, pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23% yang berlaku 1 Januari 2020.

Baca Juga: Cukai Naik 23%, Gappri: Harus Setor Hampir Rp200 Triliun, Itu di Luar Nalar Kami

Akibatnya, setiap tahun terjadi kegaduhan dan tarik menarik berbagai kepentingan di industri rokok. Tarik menarik kepentingan inilah yang salah satunya berpotensi memunculkan berbagai pelanggaran hukum.

"Padahal di awal tahun Pemerintah menyatakan tidak akan ada kenaikan cukai. Ini cermin inkonsistensi Pemerintah dalam membuat sebuah kebijakan,” kata pegiat Antikorupsi Danang Widoyoko dalam diskusi Weekly Forum : Menakar Peluang Penerimaan Cukai 2020 di Jakarta.

Baca Juga: Cukai Naik 23%, Estimasi Pengusaha Rokok Naik 10%

Inkonsistensi tersebut, menurut Danang, salah satunya terlihat dari perubahan PMK 146 Tahun 2017 yang direvisi menjadi PMK 156 Tahun 2018, dimana Pemerintah menghentikan sementara rencana penyederhanaan golongan tarif cukai yang seharusnya dilakukan secara bertahap sampai tahun 2021. Sayangnya, tidak jelas sampai kapan penghentian sementara itu akan dilakukan.

Cukai Rokok

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement