nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI Minta Perbankan Segera Turunkan Bunga Deposito dan Kredit

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 17:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 19 20 2106920 gubernur-bi-minta-perbankan-segera-turunkan-bunga-deposito-dan-kredit-PIpNWcYFlO.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo saat RDG BI September 2019 (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,25%. Dalam setahun, artinya Bank Indonesia melakukan penurunan bunga selama 3 bulan berturut-turut.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, dengan penurunan suku bunga sebanyak tiga kali ini diharapkan perbankan juga bisa segera menyesuaikan. Dirinya meminta kepada perbankan untuk segera menurunkan juga bunga deposito dan bunga kredit. Sehingga pertumbuhan kredit perbankan bisa tercapai sesuai target.

 Baca juga: BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuannya Jadi 5,25%

Asal tahu saja, berdasarkan data BI rata-rata tertimbang suku bunga deposito juga menurun 10 bps dibandingkan dengan level Juli 2019 sehingga tercatat 6,70% pada Agustus 2019. Suku bunga kredit juga mulai menurun terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja.

"Kami harapkan bank menurunkan bunga deposito dan bunga kredit, agar bisa mendorong pertumbuhan. Meski kami paham ini memerlukan waktu, tapi jangan lama-lama," ujarnya dalam acara konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

 Baca juga: Ikuti The Fed, Apa Alasan BI Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25%?

Menurut Perry penurunan bunga deposito dan bunga kredit oleh perbankan bisa mendorong konsumsi, investasi. Sehigga target pertumbuhan ekonomi 5,1% pada akhir tahun nanti bisa tercapai.

"Permintaan kredit akan naik, investasi naik, konsumsi naik dan pertumbuhan ekonomi akan naik lagi, kami harapkan bunga kredit bisa lebih cepat turun agar ekonomi bergerak naik," ucapnya.

 Baca juga: Benarkah BI Ikut-Ikut The Fed Turunkan Suku Bunga? Ini Kata Gubernur Perry

Sebagai informasi sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18-19 September 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI Rate)sebesar 25 basis points (bps) atau 0,25%. Dengan demikian, suku bunga acuan BI menjadi berada di level 5,25% dari level 5,50%.

Ini menjadi bulan ketiga Bank Sentral menurunkan suku bunga acuannya, setelah sepanjang paruh pertama tahun 2019 memutuskan menahan suku bunga acuan. Adapun kini suku bunga Deposit Facility (DF) turun 25 basis menjadi 4,5% dan Lending Facility (LF) turun 25 basis poin menjadi 6%.

Kebijakan tersebut konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah di bawah titik tengah sasaran dan imbal hasil investasi aset keuangan domestik yang tetap menarik, serta sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini