nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK Punya Ahli Syariah Pasar Modal, Begini Tugasnya

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Sabtu 21 September 2019 19:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 21 278 2107629 ojk-punya-ahli-syariah-pasar-modal-begini-tugasnya-Y25ornxIT8.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan bahwa di pasar modal mempunyai Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM). Hal ini telah diatur dalam peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2015.

"Sobat OJK, di pasar modal ternyata ada Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM) yang diatur dalam Peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2015 tentang Ahli Syariah Pasar Modal," yang ditulis dalam twitter resmi @ojkindonesia, Sabtu (21/9/2019).

 Baca juga: Hingga Awal Agustus 2019, Dana Pasar Modal yang Dihimpun Capai Rp109,2 Triliun

Sebagai informasi Ahli Syariah Pasar Modal merupakan penasihat dan pengawas mengenai aspek syariah dalam kegiatan usaha perusahaan termasuk memberikan opini kesesuaian terhadap prinisp syariah atas produk atau jasa syariah di pasar modal.

 OJK

Dalam praktiknya, ASPM juga dapat dilakukan oleh perseorangan maupun badan usaha dan ASPM juga bertindak sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) atau Tim Ahli Syariah (TAS) dalam penerbitan efek syariah.

 Baca juga: Ini Perjalanan 42 Tahun Pasar Modal Indonesia, Semen Cibinong Jadi Emiten Pertama

Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk memberikan nasihat dan saran terhadap pihak yang melakukan kegiatan syariah di pasar modal dan mengawasi pemenuhan penerapan prinsip syariah di pasar modal dalam kegiatam usaha perusahaan.

Sementara itu, tugas Tim Ahli Syariah (TAS) adalah menelaah pemenuhan prinsip syariah di pasar modal atas produk atau jasa syariah yang diterbitkan oleh perusahaan.

Asal tahu saja, masa berlaku izin ASPM yang dikeluarkan oleh OJK yaitu 5 tahun dan dapat dilakukan perpanjangan dengan ketentuan paling cepat 90 hari sebelum masa berlaku izin berakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini