nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Segini Duit Dihabiskan Pertamina untuk Tutup Kebocoran Minyak

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 23 September 2019 21:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 23 320 2108425 segini-duit-dihabiskan-pertamina-untuk-tutup-kebocoran-minyak-eYAmE9O6o6.jpeg Kebocoran Sumur Minyak YYA sudah Terkendali. (Foto: Okezone.com/Dok. Pertamina)

JAKARTA - Pertamina Hulu Energi (PHE) mengeluarkan biaya mencapai USD10 juta untuk mengatasi kebocoran gas dan minyak di Pantai Utara Karawang, Jawa Barat. Hal itu dilakukan dengan menutup sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ).

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu menjelaskan, untuk mengatasi kebocoran gas dan minyak, maka tim PHE melakukan sumbatan (relief well) yang jaraknya 1,2 kilometer (km). Biaya yang dikeluarkan dalam proses tersebut diperkirakan mencapai USD10 juta.

Baca Juga: Pertamina Klaim Sudah Tutup Kebocoran Minyak Karawang

‎"Terkait biaya relief well itu sekitar USD7,5 juta sampai USD10 juta‎," kata Dharmawan ditemui di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Sumur Relief Well berhasil terkoneksikan dengan Sumur YYA -1 pada Sabtu 21 September 2019 pukul 10.30 WIB, lebih cepat dibandingkan estimasi jadwal waktu yang direncanakan pada akhir September 2019. Menurutnya, sukses mengkoneksikan antar sumur adalah sebuah tahapan penting dalam upaya mematikan sumur YYA-1.

Pertamina

“Dengan terkoneksinya dua sumur ini, maka saat ini kami dalam posisi telah dapat mengendalikan sumur YYA-1," ujar dia.

Baca Juga: Pertamina Beli 650 Ribu Minyak Exxon dari Blok Cepu

‎Selain mengeluarkan biaya untuk membuat sumur sumbatan, anak usaha Pertamina tersebut juga mengeluarkan biaya lain untuk penanganan tumpahan minyak dan kompensasi yang diberikan ke masyarakat terdampak.

"Biaya yang dilakukan dalam penanggulangan ini, ada mulai dari peralatan 8.000 spill boom, pemasangan waring, pemasangan jaring di darat, kemudian biaya apresiasi kerja, ada biaya untuk logistik, kemudian tim membutuhkan deployment dari kapal," paparnya.

Meski demikian, Dhamawan belum bisa menyebutkan total biaya yang dibutuhkan untuk mendanai keseluruhan penanggulangan kebocoran gas dan minyak tersebut. Menurutnya, masih dilakukan perhitungan untuk mengetahui kepastian besaran biaya.

"Biaya ini berasal dari kas internal PHE. Jadi biaya-biaya tersebut kami hitung. Kami pastikan biaya ini full audited," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini