Share

Bank BJB Terbitkan Surat Utang Tahap III Rp248 Miliar

Widi Agustian, Okezone · Senin 30 September 2019 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 30 278 2111054 bank-bjb-terbitkan-surat-utang-tahap-iii-rp248-miliar-AmZhUYn6WG.jpeg Laporan Keuangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) melakukan penawaran obligasi berkelanjutan I Bank BJB tahap III tahun 2019 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp248 miliar.

Dalam rangka obligasi berkelanjutan I Bank BJB, perseroan menargetkan raihan dana sebesar Rp3,5 miliar. Tahap I dan II dari obligasi tersebut telah diterbitkan dengan nilai masing-masing Rp1,5 triliun dan Rp1,752 triliun.

Baca Juga: Bank BJB Bagikan Dividen Rp879,6 Miliar

Obligasi tahap III yang akan diterbitkan ini terdiri dari 3 seri, yaitu obligasi seri A sebesar Rp66 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25% per tahun. Obligasi ini berjangka waktu 3 tahun terhitung sejak tanggal emisi, yang jatuh tempo pada tanggal 18 Oktober 2022.

Obligasi seri B ditawarkan senilai Rp108 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,5% per tahun berjangka waktu 5 tahun.

Baca Juga: Kuartal I-2019, Bank BJB Cetak Laba Rp421 Miliar

Obligasi seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp74 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun berjangka waktu 7 tahun.

Pembayaran ketiga obligasi tersebut dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo. Demikian dilansir dari keterangan tertulis perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSE”). Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).

Dalam rangka penerbitan obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, yaitu idAA- (Double A minus).

Baca Juga: Kuartal I-2019, Bank BJB Cetak Laba Rp421 Miliar

Sementara itu, berperan sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah BCA Sekuritas, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, RHB Sekuritas Indonesia dan Sucor Sekuritas. Bank Mega ditunjuk menjadi wali amanat.

Obligasi ini ditargetkan pernyataan efektif pada 27 November 2017, masa penawaran umum pada 11, 14 dan 15 Oktober, penjatahan pada 16 Oktober, pengembalian uang pemesan pada 18 Oktober, distribusi obligasi secara elektronik atau tanggal emisi pada 18 Oktober dan pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 21 Oktober.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini