Bangkrut, Forever 21 Ajukan Perlindungan Kepailitan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 30 September 2019 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 30 320 2110918 bangkrut-forever-21-ajukan-perlindungan-kepailitan-IgAQ66DRbU.jpg Forever 21 (Reuters)

JAKARTA - Perusahaan retail pakaian Amerika Serikat, Forever 21, mengajukan perlindungan kebangkrutan untuk merestrukturasi bisnisnya berdasarkan undang-undang pailit bagian 11. Hal itu menyusul pengajuan status bangkrut yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Masalah keuangan yang mereka hadapi membuat kas perusahaan ini berkurang cepat, dan bahkan mereka juga tidak mendapatkan investor.

 Baca juga: Aprindo Klaim Mal Tak Ada yang Tutup Imbas Demo Ricuh tapi...

Melansir Reuters, Jakarta, Senin (30/9/2019), perusahaan itu mengatakan berencana untuk keluar dari sebagian besar lokasi internasionalnya di Asia dan Eropa, tetapi akan melanjutkan operasinya di Meksiko dan Amerika Latin.

 Forever 21 (Reuters)

Mereka mengaku menerima USD275 juta atau setara Rp3,85 triliun dalam pembiayaan dari pemberi pinjaman yang ada dengan JPMorgan Chase Bank, N.A. sebagai agen. Sementara USD75 juta atau setara Rp1,05 triliun dalam modal baru dari TPG Sixth Street Partners, dan beberapa dana afiliasinya.

 Baca juga: Konsep Baru Ritel Alibaba, Coba Baju Tak Harus ke Fitting Room

Tak hanya itu, menurut Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Delaware, daftar aset dan kewajiban Forever21 pun kini berada dalam kisaran dari USD1 miliar hingga USD10 miliar atau setara Rp140 triliun. Saat ini mereka berpikir untuk mendapatkan pinjaman potensial dari debitur untuk mengajukan pailit dengan harapan Forever 21 bisa melanjutkan bisnis dan menghilangkan toko yang tidak menguntungkan.

Sejak awal 2017, lebih dari 20 pengecer AS, termasuk Sears Holdings Corp (SHLDQ.PK) dan Toys 'R' Us telah mengajukan kebangkrutan. Mereka semua menyerah pada gempuran kompetisi e-commerce dari Amazon Inc. (AMZN.O). Perusahaan ritel seperti ini biasanya mendapat tekanan persaingan dengan hadirnya toko-toko online yang kini sedang banyak diminati.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini