nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terbitkan Obligasi Senilai Rp5 Triliun, BRI Tawarkan Kupon Hingga 8,21%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 17:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 02 278 2112048 terbitkan-obligasi-senilai-rp5-triliun-bri-tawarkan-kupon-hingga-8-21-ygvysZXxGI.jpeg Bank BRI (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 senilai Rp5 triliun. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) BRI sebesar Rp20 triliun yang direalisasikan secara bertahap.

Surat utang ini akan diterbitkan dalam tiga seri, yaitu seri A bertenor 1 tahun dengan kupon antara 6,35%-7% per tahun. Kemudian Seri B bertenor 3 tahun dengan kupon 6,19%-7,79% per tahun. Serta seri C berjangka waktu 5 tahun dengan kupon antara 7,51-8,21%.

Baca Juga: Sunarso Dinilai Layak Jadi Dirut BRI, Begini Jejak Kariernya

"Dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan obligasi ini rencananya akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perusahaan yaitu memperbesar penyaluran kredit berdasarkan prinsip prudential banking dan good corporate governance," ujar Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo dalam paparan publik di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

bri

Masa penawaran awal obligasi ini akan dilakukan pada tanggal 2-16 Oktober 2019. Sementara itu, penawaran umum dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2019 hingga 4 November 2019.

Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat diperoleh tanggal 29 Oktober 2019. Obligasi juga akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2019.

Haru menjelaskan, sisa pagu obligasi berkelanjutan yang sebesar Rp15 triliun akan diterbitkan kembali secara bertahap. Pada semester I-2020, BRI berencana kembali menawarkan obligasi sebesar Rp5 triliun.

Baca Juga: BRI Dipastikan Punya Dirut Baru 2 September

Kemudian pada semester II-2020, perusahaan plat merah ini akan menerbitkan surat utang sebesar Rp5 triliun. Adapun sisanya sebesar Rp5 triliun akan diterbitkan di semester I-2021.

"Kami memiliki waktu tiga tahun hingga 2021 untuk menerbitkannya untuk obligasi berkelanjutan ini," kata Haru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini